Kebakaran Pabrik Cat di Gresik, Kobaran Api Disertai Ledakan Bikin Panik Warga
GRESIK, iNews.id – Kebakaran hebat melanda pabrik cat dan tiner PT Warnatama Cemerlang di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (19/3/2026). Kobaran api yang menjulang tinggi disertai rentetan suara ledakan keras sempat membuat warga di sekitar pemukiman mencekam.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil ditaksir mencapai miliaran rupiah akibat seluruh bangunan gudang beserta isinya ludes terbakar.
Berdasarkan rekaman video amatir milik warga, si jago merah terlihat melalap habis area produksi dan gudang penyimpanan. Kepulan asap hitam pekat disertai kobaran api merah membara membumbung tinggi, menerangi langit malam di kawasan Wringinanom.
Warga sekitar melaporkan mendengar suara ledakan keras berulang kali yang berasal dari drum-drum berisi bahan kimia cair. Ledakan tersebut bahkan terasa hingga menggetarkan kaca rumah penduduk yang berada di radius beberapa ratus meter dari lokasi.
Kapolsek Wringinanom, Iptu Ahmad Fahri menjelaskan, titik api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan (satpam) pabrik yang sedang berjaga. Saksi melihat asap tebal dan mencium bau menyengat dari arah gudang penyimpanan tiner.
"Berdasarkan keterangan satpam jaga, awalnya terdengar ledakan di area gudang tiner. Hanya dalam hitungan menit, api langsung menjalar ke seluruh bangunan karena banyaknya material cair yang sangat mudah terbakar," ujar Iptu Ahmad Fahri, Kamis (19/3/2026).
Kebakaran terjadi saat tidak ada aktivitas pekerja di dalam area produksi, sehingga seluruh karyawan selamat dari maut. Besarnya kobaran api membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras. Sebanyak sembilan unit armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Gresik, dibantu bantuan unit dari Mojokerto dan Sidoarjo, dikerahkan ke lokasi kejadian.
Petugas sempat mengalami kesulitan menjinakkan api karena kandungan bahan kimia dan alkohol yang terus memicu kobaran meski sudah disiram air. Setelah berjibaku selama lebih dari 8 jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pagi hari.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri dijadwalkan akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari tahu pemicu awal ledakan.
Area pabrik kini telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Pihak manajemen pabrik belum memberikan keterangan resmi terkait total kerugian aset dan dampak operasional ke depan akibat musibah ini.









