Ngeri! 2 Telapak Tangan Pemuda di Ponorogo Hancur Kena Ledakan Petasan

Ngeri! 2 Telapak Tangan Pemuda di Ponorogo Hancur Kena Ledakan Petasan

Nasional | inews | Jum'at, 20 Maret 2026 - 08:50
share

PONOROGO, iNews.id – Seorang pemuda, Saiful Anas (23), warga Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena ledakan petasan yang sedang dirakit, Jumat (20/3/2026). Korban mengalami luka bakar serius di bagian kepala dan kedua telapak tangannya hancur. 

Peristiwa bermula saat korban bersama enam orang temannya berkumpul untuk membuat petasan dalam jumlah besar guna menyambut hari raya. Saat sedang asyik merakit dan memasukkan bubuk mesiu ke dalam selongsong kertas, petasan tersebut tiba-tiba meledak dengan daya ledak tinggi. 

"Anak saya sedang merakit petasan di rumah. Tiba-tiba terdengar suara ledakan sangat keras, ternyata dia sudah terluka," ujar Tukiman, ayah korban, saat ditemui di rumah sakit. 

Benturan dan hawa panas dari ledakan tersebut seketika melukai korban. Teman-teman korban yang berada di lokasi langsung mengevakuasi Saiful ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono Ponorogo untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. 

Tim medis IGD RSUD dr. Harjono menyatakan kondisi korban cukup memprihatinkan. Ledakan tersebut menyebabkan trauma fisik yang berat pada bagian ekstremitas atas. 

"Pasien datang dengan luka parah di kedua telapak tangannya, baik kanan maupun kiri. Selain itu, terdapat luka bakar yang cukup luas di bagian kepala akibat paparan mesiu yang meledak di dekat wajahnya," kata Amanda Tery, anggota tim medis IGD.

Usai menerima laporan, jajaran Polres Ponorogo langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasilnya, petugas menemukan barang bukti yang mencengangkan berupa ratusan selongsong petasan berukuran jumbo yang siap edar namun belum sempat meledak. 

Polisi juga mengamankan sisa-sisa bubuk mesiu dan alat perakit petasan lainnya. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif Satreskrim Polres Ponorogo untuk menyelidiki asal-usul bahan peledak tersebut. 

Topik Menarik