Momen Tahanan KPK Salat Id di Gedung Merah Putih, Eks Menag Yaqut Tak Tampak
JAKARTA, iNews.id - Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (21/3/2026). Namun, pada momen itu tak tampak kehadiran eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Diketahui, ibadah tersebut difasilitasi sebagai bagian dari layanan khusus bagi para tahanan dalam momentum hari raya keagamaan umat Muslim.
Berdasarkan pantauan di lokasi, salat Idulfitri digelar sejak pukul 06.30 WIB di Masjid Gedung Merah Putih KPK. Para tahanan diantar menggunakan mobil tahanan dengan pengawalan. Ibadah kemudian selesai sekitar pukul 07.03 WIB.
Sejumlah tahanan KPK yang terlihat mengikuti salat Id di antaranya Bupati Pati nonaktif Sudewo, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, hingga mantan Staf Khusus (Stafsus) Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex.
Selain itu, tampak pula Irvian Bobby Mahendro selaku mantan Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3, Bupati nonaktif Lampung Tengah Ardito Wijaya, serta mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi.
Namun, dari para tahanan yang keluar, tidak terlihat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Tim iNews.id sempat menunggu hingga seluruh rangkaian selesai, namun Yaqut tidak tampak keluar bersama tahanan lainnya. KPK pun belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait keberadaan Yaqut dalam pelaksanaan salat tersebut.
Dari sejumlah tahanan yang terlihat, hanya Sudewo yang memberikan keterangan kepada awak media. Ia menyampaikan ucapan selamat Idulfitri sekaligus permohonan maaf kepada warga Kabupaten Pati.
"Saya mengucapkan selamat hari raya Idulfitri kepada warga kabupaten Pati, mohon maaf lahir dan batin," ujar Sudewo usai menjalani salat Idulfitri, Sabtu (21/3/2026).
Ia berharap agar segala ujian yang dihadapi dapat terlewati. Sudewo juga mendoakan kemajuan bagi Kabupaten Pati.
"Mudah-mudahan segera melewati ujian dan cobaan ini dan saya selalu berdoa berharap kemajuan pembangunan kabupaten Pati di segala bidang dan rakyat kabupaten Pati sejahtera, sumber daya manusia dan kita tetap cinta Kabupaten Pati," tandas Sudewo.










