Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Pantura Karawang, Pemotor Tewas Tergencet Kontainer
KARAWANG, iNews.id – Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di jalur utama Pantura Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (24/3/2026). Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka parah.
Peristiwa ini juga memicu kemacetan panjang di tengah padatnya arus balik Lebaran yang melintasi wilayah Karawang menuju Jakarta maupun sebaliknya.
Kecelakaan beruntun ini melibatkan rangkaian kendaraan besar dan kecil, yakni sebuah bus, truk kontainer boks, minibus, dan satu unit sepeda motor. Berdasarkan keterangan di lapangan, tabrakan diduga bermula saat bus yang berada di posisi paling depan melakukan pengereman mendadak.
Kondisi tersebut membuat kendaraan di belakangnya tidak sempat menghindar. Nahas, pengendara sepeda motor diduga terjepit di antara rangkaian kendaraan, tepatnya tergencet badan truk kontainer boks hingga nyawanya tidak tertolong.
"Kejadiannya cepat, bus di depan berhenti mendadak. Saya sudah berusaha ngerem tapi jaraknya terlalu dekat," ujar Nasuha, sopir kontainer boks.
Petugas dari Unit Laka Lantas Polres Karawang yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jasad korban ke ruang jenazah Rumah Sakit Sentral Medika Jatisari, Karawang. Polisi juga langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Selain korban jiwa, benturan keras menyebabkan keempat kendaraan mengalami kerusakan mulai dari ringsek di bagian depan hingga hancur pada bagian bodi motor.
Imbas dari kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur Pantura Karawang sempat lumpuh. Antrean panjang kendaraan mengular dari kedua arah, baik dari arah Cirebon menuju Jakarta maupun arah sebaliknya.
Penumpukan kendaraan semakin parah mengingat saat ini jalur Pantura sedang dipadati oleh ribuan pemudik yang melakukan perjalanan arus balik.
Petugas Kepolisian bergerak cepat mengevakuasi kendaraan yang terlibat ke bahu jalan menggunakan mobil derek agar akses utama kembali normal. Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas mulai berangsur pulih meski masih terpantau padat merayap.










