Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket jika Hancurkan Saint Kitts? Begini Hitungannya
JAKARTA, iNews.id - Ranking FIFA Timnas Indonesia dipertaruhkan saat menghadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 dengan potensi poin yang tidak seimbang antara menang, imbang, atau kalah. Situasi ini membuat laga persahabatan terasa seperti pertandingan berisiko tinggi.
Berdasarkan rilis resmi FIFA pada Senin 23 Maret 2026, Timnas Indonesia naik ke peringkat 121 dunia dengan total 1.144,73 poin. Kenaikan ini membuat Skuad Garuda melampaui Malaysia yang turun ke posisi 135 akibat sanksi administratif terkait pemain naturalisasi ilegal.
Pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis pada Jumat 27 Maret 2026 menjadi penentu lanjutan tren positif tersebut. Meski berstatus laga persahabatan, hasil akhir tetap berdampak langsung pada posisi Indonesia di ranking dunia.
Simulasi Poin yang Mengkhawatirkan
Secara peringkat, Timnas Indonesia unggul jauh dibanding Saint Kitts and Nevis yang berada di posisi 154 dunia. Namun, perbedaan ini justru menjadi bumerang dalam sistem perhitungan poin FIFA.
Simulasi Drawing Liga Champions: Liverpool Lawan Atletico Madrid, Selanjutnya Bentrok Barcelona
Jika mampu menang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Timnas Indonesia hanya mendapat tambahan +3,96 poin. Angka tersebut tergolong kecil dibanding risiko yang harus ditanggung.
Jika laga berakhir imbang, Indonesia justru kehilangan -1,04 poin. Situasi lebih buruk terjadi jika kalah, karena Skuad Garuda harus merelakan -6,04 poin dari total yang dimiliki.
Sistem FIFA memang memberi penalti lebih besar kepada tim dengan peringkat lebih tinggi jika gagal mengalahkan lawan yang berada jauh di bawahnya. Kondisi ini membuat status unggulan tidak selalu menguntungkan.
Di sisi lain, Saint Kitts and Nevis justru berada dalam posisi tanpa tekanan. Jika menang, mereka berpotensi meraih tambahan besar sebesar +6,04 poin.
Jika kalah, kerugian mereka hanya -3,96 poin. Perbedaan ini menunjukkan ketimpangan risiko yang cukup signifikan bagi kedua tim.
Target Naik ke 118 Dunia
Walau bobot FIFA Series hanya 10, lebih kecil dibanding Kualifikasi Piala Dunia dengan bobot 25, hasil tetap penting bagi Timnas Indonesia. Pelatih John Herdman melihat laga ini sebagai kesempatan menambah poin.
Jika mampu meraih kemenangan di dua pertandingan, termasuk laga final melawan Bulgaria atau Kepulauan Solomon, Indonesia berpotensi menambah sekitar 10 poin.
Tambahan tersebut cukup untuk mendorong posisi Indonesia naik ke sekitar peringkat 118 dunia. Kenaikan kecil ini tetap penting dalam upaya memperbaiki posisi di kancah internasional.
Sejarah menunjukkan turnamen dengan bobot kecil tetap bisa memberi dampak signifikan. Pada Piala ASEAN 2021, Timnas Indonesia berhasil mengumpulkan sekitar +11 poin meski turnamen tersebut hanya memiliki bobot 5.
Dengan kondisi ini, laga melawan Saint Kitts and Nevis bukan sekadar uji coba biasa. Setiap hasil akan berdampak langsung pada posisi Timnas Indonesia di ranking FIFA










