Pernah Bikin Kejutan, Mario Aji Incar Hasil Lebih Besar di Moto2 Amerika
AUSTIN, iNews.id – Mario Suryo Aji menatap Moto2 Amerika Serikat 2026 dengan target mengulang bahkan melampaui hasil top 10 di Circuit of The Americas.
Pembalap Honda Team Asia tersebut datang dengan kepercayaan diri tinggi. Dia memiliki catatan positif di sirkuit COTA setelah tampil impresif pada edisi 2025.
Pada musim lalu, dia finis di posisi sembilan setelah memulai balapan dari urutan ke-12. Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam kariernya di kelas Moto2.
Modal tersebut membuat dia semakin optimistis menghadapi balapan yang akan digelar pada Minggu (29/3/2026) malam waktu setempat atau Senin (30/3/2026) dini hari WIB.
“Saya optimistis untuk mengulangi momentum yang sama dari tahun kemarin, bahkan lebih baik lagi. Tahun kemarin kami balapan di kondisi basah, sekarang kemungkinan kering dan saya ingin mengulang atau lebih baik lagi di kondisi kering,” ujarnya.
Modal Data dan Tantangan COTA
Selain kepercayaan diri, dia juga membawa modal penting berupa data dari musim sebelumnya. Data tersebut dinilai sangat membantu dalam menentukan strategi dan setelan motor.
Dia menyebut performa dalam dua balapan terakhir juga memberi dorongan tambahan. Konsistensi tersebut ingin dia jaga agar tetap kompetitif di lintasan.
“Kami sudah mendapatkan momentum bagus di dua balapan terakhir dan ingin mempertahankan itu di sini. Datanya juga sudah ada, tinggal dioptimalkan. Kami juga punya data dari tahun lalu,” katanya.
Meski begitu, dia menyadari tantangan besar menanti di Circuit of The Americas. Sirkuit tersebut dikenal sebagai salah satu lintasan paling teknikal dan sulit ditaklukkan di kalender Moto2.
Menurut dia, karakter trek yang panjang dan lebar membuat proses adaptasi tidak mudah, terutama bagi pembalap yang belum berpengalaman.
“Karakter sirkuit di COTA ini termasuk yang paling sulit untuk adaptasi, terutama bagi pembalap baru karena panjang lintasan dan lebarnya berbeda dari sirkuit lain, jadi cukup teknikal,” dia menjelaskan.
Namun, dia menilai kunci utama terletak pada kemampuan menemukan ritme dan memahami titik-titik krusial di lintasan. Jika hal tersebut tercapai, peluang untuk tampil cepat akan terbuka.
“Kalau sudah menemukan ritme dan titik-titik tricky yang harus dihindari, semua pembalap bisa cepat di sana. Mungkin butuh waktu adaptasi. Targetnya bisa kompetitif di barisan depan,” tuturnya.
Dengan kombinasi pengalaman, data, dan momentum, Mario Aji memiliki peluang untuk kembali mencatat hasil positif di Moto2 Amerika Serikat 2026. Konsistensi performa menjadi faktor penting untuk menjaga peluang finis di posisi terbaik.










