Pakar Wanti-Wanti Dampak Mengerikan Perang Iran ke Indonesia, Apa Itu?
JAKARTA, iNews.id - Pakar ekonomi Anthony Budiawan mewanti-wanti salah satu dampak terburuk perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Salah satu dampak tersebut adalah ketiadaan bahan baku industri.
Anthony menilai, kenaikan harga barang seperti plastik masih bisa dianggap wajar. Sementara yang paling bahaya adalah jika bahan baku itu tidak ada atau sulit didapat.
Dia mencontohkan, plastik memiliki peran vital karena dibutuhkan oleh banyak sektor industri.
"Naik aja sebetulnya dalam kondisi sekarang ini tidak begitu menjadi masalah, yang masalah adalah tidak ada bahan bakunya, itu yang lebih bahaya lagi," kata Anthony dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Perang Iran dan Ancaman Krisis, Benarkah?' di iNews, Selasa (31/3/2026).
Anthony menjelaskan, ketiadaan bahan baku seperti plastik tersebut dapat mengancam sektor manufaktur. Bahkan industri tersebut dapat melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para pekerjanya jika mengalami krisis.
4 Pemain Top Real Madrid yang Jalankan Puasa Ramadhan 2026, Nomor 1 Bek Senior Los Blancos
"Mereka tidak bisa produksi dan kemudian mereka harus mengurangi tenaga kerja. Ini yang lebih mengerikan," ujar Anthony.
Dia mengaku mendapat informasi, sejumlah industri tidak bisa menjamin suplai barang terhadap konsumen lantaran takut tidak mendapat bahan baku.










