Timnas Indonesia Krisis Gol, John Herdman Harap Marselino dan Miliano Segera Gabung
JAKARTA, iNews.id – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyoroti masalah lini depan pasukannya. Sebagai solusi, dia berharap Marselino Ferdinan serta Miliano Jonathans segera bergabung pada kesempatan berikutnya.
Kehadiran dua pemain tersebut dinilai penting untuk meningkatkan variasi dan efektivitas serangan Timnas Indonesia. Herdman melihat lini depan masih membutuhkan tambahan kualitas agar lebih tajam di depan gawang.
Herdman menjalani debut bersama Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Turnamen ini menjadi momen awal bagi dia untuk menilai komposisi pemain secara langsung.
Dari dua pertandingan yang dijalani, Timnas Indonesia meraih hasil berbeda. Mereka menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, namun kalah 0-1 dari Bulgaria.
Dalam dua laga tersebut, Herdman belum bisa memainkan sejumlah pemain karena kondisi cedera. Marselino dan Miliano termasuk di antaranya, dengan Miliano harus menepi cukup lama akibat cedera ligamen.
Menurut Herdman, absennya dua pemain tersebut berpengaruh terhadap daya gedor tim. Dia menilai keduanya bisa memberikan dimensi tambahan di sektor penyerangan.
Herdman Cari Solusi Ketajaman
Herdman menegaskan fokusnya adalah meningkatkan intensitas permainan di lini depan. Dia ingin tim memiliki lebih banyak opsi dalam menciptakan peluang.
“Terkait kesulitan mencetak gol, untuk mengatasinya kami ingin menambah intensitas lini depan. Kami memiliki banyak pemain berbakat seperti Miliano, Marselino, dan Ole Romeny,” ujar dia dalam konferensi pers usai laga melawan Bulgaria.
Selama FIFA Series berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Herdman mencoba berbagai kombinasi pemain di lini depan. Beberapa nama seperti Ramadhan Sananta, Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, Mauro Zijlstra, hingga Eliano Reijnders dimainkan secara bergantian.
Selain itu, Jens Raven sempat mendapatkan kesempatan tampil menjelang laga kedua. Dia masuk menggantikan Mauro yang mengalami cedera, meski tidak dimainkan saat menghadapi Bulgaria.
Dari total empat gol yang dicetak Timnas Indonesia di turnamen tersebut, semuanya lahir saat menghadapi Saint Kitts and Nevis. Beckham Putra mencetak dua gol, sementara Ole Romeny dan Mauro Zijlstra masing-masing menyumbang satu gol.
Evaluasi Usai Kalah dari Bulgaria
Saat menghadapi Bulgaria, Timnas Indonesia mengalami kesulitan membongkar pertahanan lawan. Tim Eropa tersebut tampil disiplin dengan garis pertahanan yang rapat dan terorganisir.
Situasi tersebut membuat peluang Indonesia menjadi terbatas sepanjang pertandingan. Lini serang tidak mampu memaksimalkan kesempatan yang ada untuk mencetak gol.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Herdman. Dia menilai tim membutuhkan peningkatan dalam hal kreativitas dan efektivitas di lini depan.
Dengan potensi kembalinya Marselino dan Miliano, Herdman berharap Timnas Indonesia bisa tampil lebih tajam pada pertandingan berikutnya dan memiliki variasi serangan yang lebih beragam.










