Serangan Rudal Iran Terjang Gedung Parlemen Israel, Anggota Dewan Kalang Kabut
YERUSALEM, iNews.id – Serangan balasan yang diluncurkan Iran ke wilayah Israel memicu kepanikan luar biasa di jantung pemerintahan, tepatnya di Gedung Parlemen Israel atau Knesset (Neset). Para anggota parlemen terpaksa menghentikan aktivitas kenegaraan dan segera mencari perlindungan setelah sirene peringatan udara meraung-raung di wilayah tersebut.
Suasana mencekam pun menyelimuti gedung parlemen saat sidang pleno yang tengah membahas anggaran negara sedang berlangsung.
Berdasarkan laporan media lokal Israel, agenda pembahasan anggaran yang sangat krusial tersebut langsung dihentikan total tak lama setelah alarm bahaya berbunyi.
Rekaman siaran langsung sidang yang tengah ditayangkan secara nasional pun tiba-tiba terputus, menambah ketegangan di tengah masyarakat.
Para anggota parlemen terlihat segera mengevakuasi diri dari ruang sidang. Sesuai protokol keamanan nasional, mereka diarahkan untuk segera berlindung di dalam bunker atau ruang bawah tanah yang tahan terhadap serangan udara.
Serangan dari Iran ini merupakan respons atas meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Suara sirene yang terdengar di Yerusalem menandakan bahwa sistem pertahanan udara Israel tengah bekerja ekstra keras menghalau proyektil yang masuk ke wilayah udara mereka.
Pemerintah Israel telah menginstruksikan seluruh warganya untuk tetap berada di dekat ruang pelindung hingga situasi dinyatakan kondusif oleh komando militer setempat.










