Fajar/Fikri Hadapi Dilema Besar: Rebut Tiket Piala Thomas atau Maksimalkan BAC 2026
JAKARTA, iNews.id – Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menghadapi dilema besar antara memburu tiket Piala Thomas 2026 atau fokus total di Badminton Asia Championship (BAC) 2026.
Ganda putra Indonesia itu memilih mengutamakan BAC 2026 yang digelar di Ningbo, China pada 7-12 April 2026. Keputusan ini diambil sambil menunggu kepastian daftar pemain Piala Thomas yang belum diumumkan.
Dalam waktu berdekatan, tim bulu tangkis Indonesia memang dihadapkan pada dua turnamen penting. Setelah BAC, skuad Merah Putih langsung tampil di Piala Thomas yang berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
Situasi tersebut membuat PBSI harus cermat menentukan komposisi terbaik. Indonesia akan menghadapi Prancis, Thailand, dan Aljazair di fase grup Piala Thomas, yang menuntut kesiapan maksimal dari setiap pemain.
Fokus Maksimalkan BAC 2026
Fajar menegaskan prioritas saat ini adalah tampil optimal di BAC. Turnamen tersebut memiliki nilai poin tinggi yang setara dengan level Super 1000, sehingga sangat krusial untuk peringkat dan performa.
“Yang pasti yang terdekat harus kami fokuskan BAC. Bukan tidak penting tapi itu sangat penting apalagi poinnya sama seperti Super 1000 dan Piala Thomas belum rilis nama-namanya,” katanya di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Fajar juga mengakui belum ada kepastian apakah dirinya dan Fikri akan masuk skuad Piala Thomas. Kondisi ini membuat mereka memilih menjalani persiapan secara bertahap.
“Kami juga tidak tahu main atau tidak. Jadi sebelum ada rilis seperti apa kami dibawa atau tidak. Sekarang lebih ke persiapan BAC. Kita harus step by step, tidak bisa langsung persiapan ke situ, apalagi ada jeda setelah BAC,” ujarnya.
Persaingan Ganda Putra Kian Sengit
Persaingan sektor ganda putra Indonesia semakin ketat menjelang Piala Thomas. Sejumlah pasangan lain menunjukkan performa impresif dalam beberapa turnamen terakhir.
Fajar menyoroti keberhasilan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang meraih gelar di Thailand. Selain itu, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tampil menonjol usai menembus semifinal All England.
Pasangan lain seperti Sabar/Reza juga tampil konsisten. Sementara Daniel Marthin mulai kembali ke performa terbaik dan Rian Ardianto tetap menjadi andalan di sektor ini.
“Sekarang ganda putra dilihat dari performa dan prestasi. Bukan kami pesimistis. Leo/Bagas juara Thailand, Raymond/Joaquin semifinal All England, Sabar/Reza juga luar biasa, Daniel mulai comeback, Rian juga. Sebelum rilis belum bisa kami sampaikan. Kami berharap bisa masuk,” katanya.
Muhammad Shohibul Fikri menegaskan kesiapan mereka menerima apa pun keputusan tim pelatih terkait Piala Thomas.
“Kalau masuk Alhamdulillah. Kalau tidak masuk, latihan lagi,” tuturnya.
Performa di BAC 2026 diprediksi menjadi penentu penting bagi peluang Fajar/Fikri menembus skuad Piala Thomas, di tengah persaingan ketat sektor ganda putra Indonesia.










