14 Jam Perbaikan, Jalur Kereta Api Bumiayu Kembali Normal usai KA Bangunkarta Anjlok

14 Jam Perbaikan, Jalur Kereta Api Bumiayu Kembali Normal usai KA Bangunkarta Anjlok

Nasional | inews | Selasa, 7 April 2026 - 08:16
share

BREBES, iNews.id - Jalur Kereta Api Bumiayu kembali normal setelah sebelumnya lumpuh akibat KA Bangunkarta anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jalur kini sudah bisa dilalui kereta api sejak Selasa (7/4/2026) pukul 04.08 WIB.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto menyebut pemulihan jalur dilakukan dalam waktu sekitar 14 jam. Perbaikan dilakukan sejak insiden yang terjadi pada Senin (6/4/2026) siang.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin, menjelaskan proses pemulihan berjalan cepat berkat kerja tim tanggap darurat. Mereka melakukan evakuasi rangkaian kereta sekaligus memperbaiki struktur rel.

"Meski operasional telah kembali berjalan, KAI masih menerapkan pembatasan kecepatan bagi kereta yang melintas sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan perjalanan," ujarnya dikutip dari iNews Purwokerto, Selasa (7/4/2026).

Dia menambahkan, proses normalisasi jalur masih terus dilakukan. Tujuannya agar jalur bisa kembali digunakan dengan kecepatan normal dalam waktu dekat.

“Kami terus melanjutkan normalisasi dengan mengutamakan aspek keselamatan. Harapannya, dalam waktu dekat jalur ini bisa dilalui dengan kecepatan normal,” ujarnya.

Sebelumnya, jalur kereta di wilayah tersebut sempat lumpuh total. Baik jalur hulu maupun hilir tidak bisa dilalui akibat anjlokan KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen.

Insiden terjadi di emplasemen Stasiun Bumiayu, tepatnya di Desa Talok, Kecamatan Bumiayu. Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan.

"Terjadi anjlokan KA Bangunkarta rute Jombang-Pasarsenen di emplasemen Stasiun Bumiayu. Hal ini menyebabkan jalur hulu dan hilir belum dapat dilalui, dan berdampak pada keterlambatan perjalanan KA-KA lain yang melintasi jalur tersebut," tulis keterangan resmi KAI.

Peristiwa anjlokan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, sekitar 500 meter sebelum memasuki Stasiun Bumiayu. Tiga gerbong di belakang lokomotif dilaporkan keluar dari rel.

KAI juga mengapresiasi seluruh petugas yang terlibat dalam proses evakuasi dan perbaikan. Upaya cepat tersebut dinilai berhasil meminimalisir dampak gangguan perjalanan. Jalur KA Bumiayu kembali normal ini diharapkan mampu mengembalikan kelancaran operasional kereta api di jalur tengah Jawa Tengah.

Topik Menarik