KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Ratusan Penumpang Dialihkan Pakai Bus dari Cirebon

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Ratusan Penumpang Dialihkan Pakai Bus dari Cirebon

Terkini | inews | Selasa, 7 April 2026 - 11:35
share

CIREBON, iNews.id - Perjalanan KA Bangunkarta relasi Pasar Senen-Jombang terhenti akibat anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Senin (6/4/2026). Dampaknya, ratusan penumpang diturunkan di Stasiun Cirebon dan dialihkan menggunakan moda transportasi bus.

PT KAI Daop 3 Cirebon memastikan pelayanan tetap berjalan dengan menyiagakan lima unit bus untuk mengevakuasi penumpang menuju Purwokerto dan sekitarnya melalui skema pengalihan moda (overstappen).

"Langkah ini diambil untuk meminimalkan dampak keterlambatan bagi penumpang dengan tujuan Purwokerto dan sekitarnya. Kami memfasilitasi pengalihan menggunakan bus dari Stasiun Cirebon agar mereka tetap bisa melanjutkan perjalanan," ujar Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Senin (6/4/2026).

Selain pengalihan penumpang menggunakan bus, PT KAI juga melakukan rekayasa pola operasi perjalanan bagi kereta-kereta jarak jauh lainnya. Sejumlah rangkaian kereta api yang melintasi Stasiun Cirebon dialihkan melalui lintas utara.

"Kami melakukan rekayasa pola operasi memutar melalui lintas utara Semarang, kemudian belok ke arah Solo untuk menghindari titik anjlokan di Bumiayu," kata Muhibbuddin. 

Anjloknya KA Bangunkarta pada Senin siang menyebabkan jalur rel di Stasiun Bumiayu lumpuh total. Baik jalur hulu maupun hilir tidak dapat dilalui oleh rangkaian kereta api mana pun. 

Berdasarkan data terkini, dampak dari insiden ini menyebabkan 11 rangkaian KA terpaksa memutar melalui jalur utara dan tujuh KA dibatalkan operasionalnya.

Meskipun menyebabkan gangguan jadwal yang cukup masif, PT KAI memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden anjloknya KA Bangunkarta tersebut. 

Hingga berita ini diturunkan, tim teknis dari Daop 5 Purwokerto masih berupaya melakukan evakuasi gerbong agar jalur rel dapat segera dibuka kembali. 

Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan menyarankan calon penumpang untuk memantau status perjalanan mereka melalui aplikasi KAI Access.

Topik Menarik