Jelang Muktamar PBNU 2026, Gus Ipul Ingatkan Pengurus Tak Terpengaruh Isu
JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebutkan Muktamar PBNU 2026 segera digelar. Dia mengajak pengurus wilayah dan cabang PBNU untuk tidak terpengaruh isu-isu yang tak benar.
Dia mengimbau para pengurus wilayah dan cabang PBNU untuk bersabar serta mengikuti informasi resmi terkait pelaksanaan Muktamar PBNU 2026.
“Saya ingin menyampaikan kepada khususnya pengurus wilayah dan cabang untuk bersabar mengikuti informasi yang resmi, jangan terbawa isu-isu yang tidak benar ya,” ujar Gus Ipul di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026).
Dia menambahkan, saat ini seluruh proses tengah berjalan dengan kondusif. Dia juga berharap Konferensi Besar dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama yang digelar sebelum Muktamar dapat berlangsung dengan lancar.
“Termasuk nanti pada akhirnya Muktamar yang diharapkan nanti menghasilkan sesuatu yang diharapkan bisa membawa Nahdlatul Ulama sebagaimana harapan para muaziz, para pendiri daripada Nahdlatul Ulama,” jelas dia.
Dia memperkirakan Muktamar PBNU 2026 digelar pada Juli atau Agustus. Keputusan itu berdasarkan hasil rapat pleno yang telah digelar.
“Sebagaimana diketahui bahwa hasil pleno beberapa waktu yang lalu mengamanatkan penyelenggaraan Muktamar itu pada bulan Juli atau Agustus tahun ini,” kata Gus Ipul.
Dia belum bisa memastikan lokasi penyelenggaraan Muktamar tersebut. Gus Ipul menuturkan, keputusan terkait hal itu akan ditentukan oleh Rais Aam dan Ketua Umum (PBNU).
“Tempatnya nanti belum ditentukan tetapi akan diawali pembicaraan antara Rais Aam dengan Ketua Umum tentang tempat dan waktu ya, yang pas untuk penyelenggaraan Muktamar tersebut,” ujar dia.










