AS Akan Buru Kapal-Kapal Tanker Iran di Mana pun, Bukan Hanya Timur Tengah
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) memperluas strategi tekanan terhadap Iran, tidak hanya di sekitar Selat Hormuz, tapi hingga perairan internasional lebih luas Bahkan, militer AS akan memburu kapal-kapal tanker dan dagang Iran di berbagai wilayah laut, tak hanya di perairan Timur Tengah.
Pernyataan ini menandai eskalasi signifikan, di mana operasi tidak lagi terbatas pada jalur strategis seperti Selat Hormuz, melainkan menyasar kapal berbendera Iran maupun pihak lain yang membantu distribusi minyaknya di seluruh dunia.
Pemimpin Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mengatakan operasi militer akan diperluas jauh lebih agresif. Di bawah komando Laksamana Paparo, Angkatan Laut AS secara aktif akan mengejar kapal-kapal yang terkait dengan Iran.
“(Kami) secara aktif mengejar setiap kapal berbendera Iran atau kapal apa pun yang berusaha memberikan bantuan material kepada Iran. Ini termasuk kapal armada gelap yang membawa minyak Iran,” ujarnya, dikutip dari Sputnik, Jumat (17/4/2026).
Operasi tersebut bahkan akan menjangkau perairan internasional lainnya, termasuk wilayah sejauh Samudera Pasifik. Artinya, kapal tanker Iran berpotensi menjadi target di mana pun mereka beroperasi.
Dia juga menegaskan AS tidak memblokade Selat Hormuz seperti banyak diberitakan.
“Izinkan saya memperjelas. blokade ini berlaku untuk semua kapal, tanpa memandang negaranya, yang menuju atau berangkat dari pelabuhan Iran. Tindakan AS adalah blokade terhadap pelabuhan dan garis pantai Iran, bukan terhadap Selat Hormuz,” ujarnya.










