Cerita JK Menolak Didatangi Rismon hingga Roy Suryo: Saya Tak Mau Ikut Campur
JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla atau JK menceritakan dirinya hendak didatangi oleh pakar digital forensik Rismon Sianipar yang ingin memberikan buku berjudul Gibran End Game. Namun, dia menolak bertemu Rismon hingga Roy Suryo karena tidak mau mencampuri urusan mereka.
"Si Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang. Saya tidak terima. Roy Suryo mau ketemu, saya tolak," ujarnya kepada wartawan, dikutip Minggu (19/4/2026).
Menurutnya, niatan Rismon cs itu disampaikan kepada salah satu orang terdekatnya. Hanya saja dia dengan tegas meminta orang dekatnya itu menolak niatan Rismon tersebut.
"Dia mau ketemu saya dengan tujuh orang, dia mau kasih bawa buku End Game ke saya. Mau ditemani oleh beberapa orang. Saya tolak. Saya tidak mau campuri urusan," katanya.
JK juga menyoroti soal dirinya sampai dituduh mendanai Roy Suryo, Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dalam membongkar kasus ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Padahal, dia tidak tahu menahu mengenai persoalan mereka itu.
"Apalagi saya, dituduh kasih Rp5 M. Mana saya kasih Rp5 M? Ketemu saja tidak tahu saya. Kenal pun tidak," katanya.
Sebelumnya, Jusuf Kalla (JK) melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, pada Rabu (8/4/2026). Laporan itu terkait dugaan fitnah pendanaan isu ijazah palsu Jokowi.
"Saya melaporkan saudara Rismon Sianipar atas perbuatannya yang saya anggap merugikan saya karena mengatakan saya ini mendanai kawan-kawan untuk ijazah Pak Jokowi dan itu jelas tidak saya lakukan itu," ucap JK, Rabu (8/4/2026).
JK mengaku tak terima atas kabar tersebut. Sebab, hal itu dinilai sebagai suatu penghinaan bagi dirinya.









