Awas! Jepang Keluarkan Peringatan Potensi Gempa Dahsyat Pasca-Guncangan M7,4

Awas! Jepang Keluarkan Peringatan Potensi Gempa Dahsyat Pasca-Guncangan M7,4

Terkini | inews | Selasa, 21 April 2026 - 09:02
share

TOKYO, iNews.id - Otoritas Jepang memperingatkan potensi gempa bumi dengan kekuatan lebih besar dari magnitudo 7,4 yang mengguncang pada Senin (20/4/2026). Gempa yang bertitik pusat di lepas pantai Iwate itu memicu peringatan tsunami.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mendesak penduduk di 182 kota, dari Prefektur Hokkaido hingga Chiba, untuk meningikatkan kewaspadaan dan siap sedia untuk mengungsi kapan saja terkait potensi genpa dahsyat yang bisa saja mengguncang dalam beberapa hari mendatang.

Penduduk juga diminta mengecek rencana kedaruratan, termasuk mengetahui jalur evakuasi serta bagiamana cara berkomunikasi dengan keluarga. Peringatan gempa dahsyat ini berlaku hingga 27 April pukul 17.00 waktu setempat.

JMA memberlakukan peringatan ini sejak 2022, jika gempa bumi bermagnitudo 7 mengguncang lepas pantai Iwate dan Hokkaido, maka mereka mempertimbangkan untuk mengeluarkan peringatan potensi gempa lebih dahsyat yang disebut  dengan "peringatan gempa susulan". Sistem ini diterapkan berdasarkan pengalaman kejadian serupa di masa lalu.

Kemungkinan terjadinya gempa bumi dahsyat bermagnitudo 8 atau lebih ini lebih besar dari kondisi normal, meski peluangnya hanya sekitar 1 persen. Meski demikian angka itu 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan 0,1 persen dalam kondisi normal atau tak ada gempa besar sebelumnya.

Namun jika gempa besar benar terjadi, tsunami diperkirakan akan terjadi dengan potensi menimbulkan kerusakan besar.

Peringatan khusus seperti ini terakhir diumumkan pada Desember 2025, setelah gempa M7,5 di lepas pantai timur Prefektur Aomori. 

Gempa M7,4 pada Senin bertitik pusat sekitar 100 km dari garis pantai Prefektur Iwate pukul 16.52 dengan kedalaman 20 km. Berdasarkan penghitungan standar Jepang, gempa itu berkekuatan 5 dari 7.

Akibatnya, gedung dan bangunan di Tokyo dan sekitarnya bergoyang selama beberapa menit.

Akibat gempa itu dua orang mengalami luka ringan, yakni seorang pria 80-an di Morioka, Prefektur Iwate, dan seorang perempuan berusia 20-an di Kota Tohoku, Prefektur Aomori. 

Selain itu 26 bangunan non-hunian, termasuk sekolah dan restoran, rusak di Aomori.

Gempa juga memicu tsunami setinggi 80 cm di Pelabuhan Kuji, Iwate. Sementara Pelabuhan Miyako, juga di Iwate, mengalami tsunami setinggi 40 cm. Gelombang juga diperkirakan mencapai lokasi lain di sepanjang garis pantai prefektur yang luas.

Kota Urakawa, Hokkaido, diterjang tsunami setinggi 40 cm. Di Pelabuhan Hachinohe, Aomori, tercatat tsunami setinggi 30 cm, sementara Kota Erimo dan Pelabuhan Ayukawa di Prefektur Miyagi mengalami tsunami 20 cm.

Topik Menarik