Bareskrim Geledah Perusahaan Logistik di Sidoarjo, Usut Impor HP Ilegal

Bareskrim Geledah Perusahaan Logistik di Sidoarjo, Usut Impor HP Ilegal

Nasional | inews | Selasa, 21 April 2026 - 17:54
share

SIDOARJO, iNews.id - Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Tepat Sukses Logistik (TSL) di Kompleks Ruko Surya Inti Permata, Jalan Raya Juanda, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026). Penggeledahan dilakukan untuk mengusut dugaan penyelundupan handphone (HP) ilegal dari China.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan pengembangan dari kasus impor HP ilegal yang sebelumnya telah diungkap.

Penggeledahan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberantas tindak pidana ekonomi yang merugikan keuangan negara, termasuk praktik penyelundupan dan pelanggaran impor.

Dalam pengungkapan sebelumnya, penyidik telah menggeledah enam lokasi di wilayah Jakarta dan menemukan puluhan ribu unit ponsel ilegal. Barang bukti yang diamankan lebih dari 56.000 unit iPhone senilai Rp225 miliar, lebih dari 1.600 unit HP Android senilai Rp5 miliar, serta lebih dari 18.000 aksesori HP.

Hasil penyidikan, polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni DCP alias P yang berperan memasukkan barang ke Indonesia tanpa standar SNI dan dalam kondisi tidak baru, serta SJ yang berperan sebagai distributor barang ilegal di dalam negeri.

Penggeledahan di PT TSL dilakukan karena perusahaan tersebut diduga berperan sebagai holding company yang menggunakan sejumlah perusahaan cangkang untuk mengurus dokumen impor ilegal, termasuk ponsel yang telah diamankan sebelumnya.

"PT TSL ini merupakan perusahaan atau Holding Company yang menggunakan beberapa perusahaan cangkang untuk melakukan pengurusan dokumen importasi terhadap HP ilegal," ujar Brigjen Pol Ade Safri di lokasi.

Dalam penggeledahan di Sidoarjo, selain mengamankan sejumlah dokumen perusahaan, tim penyidik juga menyita satu unit truk boks yang berisi paket barang. Saat ini, muatan truk tersebut masih dalam proses pemeriksaan dan penggeledahan lebih lanjut oleh penyidik.

Topik Menarik