Pakar Imunisasi Sarankan Calon Jemaah Haji Vaksin Influenza sebelum ke Tanah Suci
JAKARTA, iNews.id – Pakar imunisasi sekaligus Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof Soedjatmiko, menyarankan calon jemaah Haji melakukan vaksinasi influenza sebelum berangkat ke Tanah Suci. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penularan penyakit selama pelaksanaan ibadah.
Menurut dia, manfaat vaksin influenza sangat besar, terutama karena mayoritas jemaah Haji berasal dari kelompok usia lanjut yang lebih rentan mengalami komplikasi saat terinfeksi flu.
"Kalau mereka kena flu, bisa menjadi berat, apalagi jemaah Haji kebanyakan lansia," ujar Prof Soedjatmiko saat ditemui iNews.id di acara bertajuk 'Kalventis Hadirkan Vaksin Influenza Trivalen sesuai Rekomendasi WHO', di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
"Jadi sebaiknya semua jemaah Haji melakukan imunisasi influenza sebelum berangkat ke Tanah Suci," tambahnya.
Vaksin Influenza yang direkomendasikan ialah vaksin influenza trivalent (TIV). Vaksin tipe ini dapat memberikan perlindungan pada calon jemaah Haji terhadap virus penyebab influenza.
Lebih lanjut, Prof Miko menerangkan bahwa kondisi kerumunan jutaan orang di Tanah Suci meningkatkan risiko penularan virus, khususnya influenza tipe A. Dalam situasi tersebut, seseorang yang terinfeksi dapat dengan mudah menularkan virus ke orang lain, bahkan hingga kembali ke negara asal.
"Sepanjang perjalanan bisa tertular, lalu saat pulang bisa menyebarkan ke keluarga di rumah," katanya.
Namun demikian, dia menyoroti masih adanya masyarakat yang enggan divaksin karena takut disuntik. Bahkan, tidak sedikit yang hanya mengurus surat keterangan tanpa benar-benar menjalani vaksinasi.
Padahal, menurutnya, tindakan tersebut berisiko tinggi bagi kesehatan pribadi maupun orang lain. Dia menegaskan bahwa imunisasi seharusnya benar-benar dilakukan, bukan sekadar formalitas administratif.
"Jangan hanya minta surat keterangan saja, tapi tidak divaksin. Itu berbahaya," tegasnya.
Prof Soedjatmiko pun mengimbau seluruh calon jemaah Haji maupun Umrah untuk melengkapi seluruh imunisasi yang dianjurkan sebelum keberangkatan, baik yang bersifat wajib maupun tambahan. Hal ini demi menjaga kesehatan selama ibadah dan setelah kembali ke Tanah Air.










