Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

Trump Disebut sebagai Presiden Paling Banyak Diserang dalam Sejarah AS

Berita Utama | inews | Selasa, 28 April 2026 - 03:11
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut sebagai pemimpin yang paling banyak diserang dalam sejarah AS. Oleh karena itu, Trump dianggap layak mendapat perlindungan berlipat.

Teranyar, penembakan terjadi di acara yang dihadiri Trump di Hotel Hilton Washington pada Sabtu (25/4/2026) malam, memaksa evakuasi sang presiden, Ibu Negara Melania Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan pejabat lainnya.

Ketua DPR AS Mike Johnson menilai, berkaca dari serangan tersebut, Trump membutuhkan perlindungan lebih besar karena dia adalah politisi yang paling banyak diserang dalam sejarah AS.

"Dia adalah tokoh politik yang paling banyak diserang dan difitnah dalam sejarah. Dia sangat tangguh, tapi dia membutuhkan perlindungan yang lebih besar," kata politisi Partai Republik tersebut, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (28/4/2026).

Johnson juga menyerukan evaluasi menyeluruh dan cermat atas rangkaian peristiwa ini. Sebelumnya Trump dua kali lolos dari percobaan pembunuhan, termasuk pemembakan di Pennsylvania saat melakukan kampanye menjelang Pilpres AS 2024. 

"Saya kira akan ada evaluasi ulang, evaluasi ulang yang sangat cermat, tentang bagaimana kita menangani peristiwa-peristiwa besar ini," kata Johnson.

Ketua Komite Pengawasan DPR James Comer mengatakan, Kongres akan melakukan penilaian terhadap respons pasukan pengawal peesiden, Dinas Rahasia, dalam mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Topik Menarik