Prabowo Soroti 1.800 Perlintasan Kereta Sebidang di Pulau Jawa, Kucurkan Rp4 Triliun untuk Perbaikan

Prabowo Soroti 1.800 Perlintasan Kereta Sebidang di Pulau Jawa, Kucurkan Rp4 Triliun untuk Perbaikan

Terkini | inews | Selasa, 28 April 2026 - 10:57
share

BEKASI, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menyoroti sebanyak 1.800 titik perlintasan kereta api sebidang di Pulau Jawa. Menurutnya, perlintasan itu akan diperbaiki agar kecelakaan kereta seperti di Stasiun Bekasi Timur tidak terulang.

Hal ini diungkapkan Prabowo saat menjenguk para korban kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi.

“Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun,” ucap Prabowo. 

“Sekarang sudahlah, kita selesaikan semua itu. Saya akan perintahkan segera kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut ya, apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan fly over,” tuturnya.

Kepala Negara menambahkan, pemerintah akan menyiapkan dana Rp4 triliun untuk proyek perbaikan perlintasan kereta api sebidang di Jawa.

“Ya nanti pelaksanaaannya kita tunjuk, kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 T ya, Rp4 triliun demi keselamatan,” tuturnya.

Sebelumnya, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa insiden bermula dari kecelakaan yang terjadi di perlintasan rel di kawasan Bulak Kapal.

Peristiwa tersebut melibatkan sebuah taksi yang tertabrak KRL di jalur perlintasan (JPL), sehingga menyebabkan perjalanan KRL terganggu dan kereta terpaksa berhenti.

“Jadi KRL-nya itu ada taks yang menabrak KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal yang membuat KRL-nya berhenti,” kata Franoto saat dihubungi wartawan.

Akibat KRL yang berhenti di jalur tersebut, rangkaian kereta lain yang berada di belakangnya, yakni KA Argo Bromo Anggrek, tidak dapat menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang KRL.

“KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” ujar dia.

Terbaru, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Bobby Rasyidin menyampaikan laporan korban meninggal dalam insiden KA Argo Anggrek bertambah menjadi 14 orang. Kemudian, 84 orang mengalami luka-luka.

Topik Menarik