Geger! Mayat Pria asal Demak Ditemukan dalam Hutan Darupono Kendal

Geger! Mayat Pria asal Demak Ditemukan dalam Hutan Darupono Kendal

Nasional | inews | Selasa, 28 April 2026 - 16:46
share

KENDAL, iNews.id - Penemuan mayat pria tanpa identitas di kawasan Hutan Lindung Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Identitas korban dipastikan setelah pihak keluarga datang ke RSUD dr Soewondo Kendal.

Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak. Selama ini, dia disebut hidup berpindah-pindah tanpa tujuan tetap.

Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho membenarkan bahwa keluarga korban telah memastikan identitas korban sekaligus membawa pulang jenazah untuk dimakamkan.

“Sudah dipastikan oleh pihak keluarga. Mereka juga sudah membawa jenazah untuk dimakamkan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menginginkan proses hukum dilanjutkan. Dari keterangan keluarga, korban diketahui kerap meninggalkan rumah dan berjalan tanpa arah yang jelas. Kondisi tersebut mengarah pada dugaan adanya gangguan kejiwaan.

Selain itu, hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kematian korban bukan akibat tindak kriminal.

Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk di kawasan Petak 20 BPKH Boja, wilayah RPH Darupono, Desa Darupono sekitar pukul 09.30 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama M Ali Saifudin saat sedang beraktivitas di kebunnya. Saat itu, saksi melihat korban tergeletak dan tidak bergerak.

Warga kemudian memastikan korban sudah meninggal dunia di lokasi. Informasi dari warga sekitar menyebutkan korban sudah berada di lokasi tersebut selama kurang lebih satu pekan. Selama itu, warga sempat memberikan makanan dan minuman karena melihat kondisi korban yang lemah.

Proses evakuasi jenazah berlangsung cukup sulit karena lokasi berada di tengah hutan dengan akses terbatas. Petugas bahkan harus melintasi aliran sungai untuk mencapai lokasi. Tim gabungan dari kepolisian, PSC 119, BPBD, dan pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD dr Soewondo Kendal.

Dengan terungkapnya identitas korban dan tidak ditemukannya unsur kekerasan, kasus ini dinyatakan selesai.

Topik Menarik