Abdul Talaohu Tantang Ade Armando: Tunjukkan Siapa yang Potong Video Ceramah JK

Abdul Talaohu Tantang Ade Armando: Tunjukkan Siapa yang Potong Video Ceramah JK

Terkini | inews | Selasa, 28 April 2026 - 20:54
share

JAKARTA, iNews.id - Pengacara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), Abdul Haji Talaohu menantang pegiat media sosial Ade Armando menunjukkan dalang pemotong video ceramah JK di Masjid UGM yang berujung polemik. Pernyataan itu disampaikan merespons bantahan Ade Armando memotong video tersebut.

"Kalau Bung Ade sampaikan bahwa dia gak potong, tunjukkan pada saya malam ini, di forum ini, siapa yang potong," ujar Abdul dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Kisruh, Video Ceramah Dipotong, JK: Saya Difitnah' di iNews, Selasa (28/4/2026).

Dia menyatakan pertama kali melihat potongan video ceramah JK tersebut di channel YouTube Cokro TV dengan narasumber Ade Armando. Dia pun menantang Ade Armando menunjukkan sosok pemotong video itu.

"Sehingga saya menantang Bung Ade Armando menunjukkan dari siapa dan dari mana pertama, pasti dia tahu siapa yang memotong video itu," tutur dia.

Abdul mengatakan sosok yang memotong video ceramah JK perlu ditelusuri untuk mengidentifikasi niat jahat dari tindakan tersebut.

"Karena di situ nanti akan kelihatan niat jahat," kata Abdul.

Sebelumnya, Ade Armando menegaskan tidak pernah menyebut JK menistakan agama. "Saya tidak pernah menuduh Pak JK menistakan agama," kata Ade dalam program yang sama.

Ade menceritakan, dia memiliki podcast yang membahas sejumlah isu termasuk mengenai ceramah JK. Salah satu yang disoroti adalah ucapan JK terkait 'mati syahid'.

Dia menegaskan, dirinya tak pernah menganggap JK menistakan agama tetapi menilai ada masalah dalam ceramah tersebut karena menganggap orang Kristen syahid jika membunuh atau dibunuh pemeluk agama lain.

"Saya tidak mengatakan Pak JK itu menistakan agama, saya bilang kalimat itu bermasalah," kata Ade.

"Dan itu dibenarkan oleh salah seorang peserta podcast kami, seorang beragama Kristen, dia juga heran dengan pendapat Pak Jusuf Kalla, karena dalam pengetahuan dia, di dalam Kristen itu membunuh saja adalah sesuatu yang terlarang," imbuhnya.

Ade menjelaskan, pemeluk agama Islam juga tidak berarti mati syahid jika melawan agama lain. Menurutnya, pemeluk Islam baru dikatakan syahid jika yang dilawan adalah orang kafir yang memusuhi dan menyerang Islam.

"Itulah penjelasan kami di podcast tersebut. Tidak sekalipun saya mengatakan Pak JK itu menistakan agama, tidak pernah" katanya.

Topik Menarik