Gerbong Khusus Wanita KRL Sepi usai Kecelakaan Kereta Bekasi, Penumpang Trauma

Gerbong Khusus Wanita KRL Sepi usai Kecelakaan Kereta Bekasi, Penumpang Trauma

Terkini | inews | Rabu, 29 April 2026 - 12:13
share

JAKARTA, iNews.id - Suasana berbeda terlihat di rangkaian KRL Commuter Line rute Bekasi pascakecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek. Salah satu perubahan mencolok terjadi di gerbong khusus wanita yang tampak kosong saat tiba di Stasiun Jatinegara.

Informasi ini mencuat dari unggahan warganet di media sosial Threads yang memperlihatkan kondisi gerbong wanita tidak seperti biasanya. Dalam unggahan tersebut, terlihat kursi dan area berdiri di dalam gerbong relatif lengang, padahal pada jam sibuk biasanya dipadati penumpang.

"Di stasiun Jatinegara, kereta dari Bekasi, gerbong wanitanya kosong," tulis salah satu pengguna, dikutip Rabu (29/4/2026).

Kondisi ini langsung memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menduga penurunan jumlah penumpang di gerbong wanita dipengaruhi rasa trauma setelah kecelakaan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Sejumlah komentar menyebut peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran, bahkan bagi mereka yang hanya mengikuti kabar melalui pemberitaan. Ada pula yang menilai perubahan ini wajar karena penumpang masih membayangkan situasi saat kecelakaan terjadi.

"Mungkin masih trauma dgn kejadian kemarin, yg liat dari berita aja udah terasa mencekam, apalagi yg lihat langsung," tulis akun @zul***.

"Biasa gerbong cewe tuh tempat survive, sekarang pada trauma," tulis akun @ari_***. 

"Wajar sih, ngelihat gerbong jebol sama kereta lain tuh asli horror banget," tulis akun @elvvv****.

Selama ini, gerbong khusus wanita dikenal sebagai salah satu bagian paling padat di rangkaian KRL, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Namun, kondisi terkini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pola penggunaan oleh penumpang.

Meski demikian, operasional KRL Commuter Line saat ini telah kembali berjalan normal. Pihak terkait memastikan layanan tetap beroperasi sesuai jadwal. Namun, rasa aman dan kepercayaan sebagian pengguna transportasi publik disebut masih dalam tahap pemulihan pascakejadian tersebut.

Topik Menarik