Diskon Tiket Pesawat Berlanjut hingga Juli 2026, Pemerintah Siapkan Rp472 Miliar!

Diskon Tiket Pesawat Berlanjut hingga Juli 2026, Pemerintah Siapkan Rp472 Miliar!

Terkini | inews | Jum'at, 12 Juni 2026 - 11:01
share

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah menyiapkan stimulus transportasi senilai Rp662,5 miliar guna mendorong pergerakan wisatawan nusantara selama periode libur sekolah 2026. Insentif tersebut mencakup sektor penerbangan, kereta api, hingga transportasi laut dan penyeberangan.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan, pemerintah terus berupaya menjaga mobilitas masyarakat dengan menghadirkan berbagai program keringanan biaya perjalanan, salah satunya melalui diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat yang ditanggung pemerintah.

"Pemerintah terkait dengan transportasi udara sudah menyiapkan stimulus, ya, ini sejak kenaikan avtur itu ada diskon PPN yang ditanggung oleh pemerintah sebesar 100. Dan ini akan berlanjut sampai dengan 5 Juli 2026," ujar Ni Luh Puspa dalam acara HIPPINDO di Jakarta Pusat, belum lama ini.

Menurut dia, konektivitas menjadi faktor penting dalam menggerakkan sektor pariwisata nasional. Karena itu, pemerintah berupaya menekan biaya perjalanan agar masyarakat semakin terdorong melakukan wisata di dalam negeri.

Untuk sektor penerbangan, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp472 miliar dengan target penerima manfaat mencapai 2,3 juta penumpang. Sementara itu, stimulus transportasi lainnya mencapai Rp190,5 miliar yang ditargetkan menjangkau sekitar 3 juta penumpang.

"Dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp472 miliar, targetnya adalah 2,3 juta penumpang angkutan udara. Kemudian kalau untuk transportasi yang lain sebesar Rp190,5 miliar dengan target penerima manfaatnya sebesar 3 juta penumpang," tuturnya.

Selain penerbangan, pemerintah juga memberikan diskon untuk layanan kereta api, transportasi laut yang dioperasikan oleh PT Pelni, serta layanan penyeberangan dari ASDP Indonesia Ferry.

"Pemerintah sudah menyiapkan ada diskon kereta api, kemudian juga angkutan laut dari PT Pelni, kemudian ASDP," kata Ni Luh.

Pemerintah berharap berbagai stimulus tersebut dapat meningkatkan jumlah perjalanan wisata domestik selama musim liburan sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan belanja wisatawan di berbagai daerah.

"Sehingga fundamental dari ekonomi kita juga bisa terus terjaga," pungkasnya.

Topik Menarik