Iran Sebut Semua Tuntutannya Dipenuhi AS dalam Perjanjian Damai: Musuh Kalah Perang!
TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan seluruh tuntutan utamanya telah dimasukkan dalam kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS). Oleh karena itu, Teheran mengeklaim kemenangan dalam perang yang berlangsung sejak 28 Februari, seraya menyebut musuh gagal mencapai tujuan perang mereka.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Kazem Gharibabadi mengatakan Iran berhasil memasukkan semua sikap kunci dan tuntutan pentingnya ke dalam draf nota kesepahaman (MoU) yang telah disetujui kedua negara. Menurut dia, capaian tersebut merupakan bukti keberhasilan Iran baik di meja diplomasi maupun di medan konflik.
“Musuh yang melancarkan serangan gagal mencapai semua tujuan jahatnya, dan Republik Islam meraih kemenangan besar dalam perang,” kata Gharibabadi, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (15/6/2026).
Dia menambahkan, naskah lengkap MoU akan dipublikasikan setelah penandatanganan resmi. Para pejabat Iran juga akan menjelaskan berbagai dimensi serta pencapaian yang diperoleh melalui perjanjian tersebut kepada publik melalui media massa.
Sebelumnya, Iran mengumumkan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai dengan AS telah disetujui oleh kedua negara. Penandatanganan MoU dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di Jenewa, Swiss.
Gharibabadi menjelaskan, upacara penandatanganan akan digelar di kota tersebut, sementara sejumlah ketentuan dalam kesepakatan mulai diterapkan lebih awal. Salah satunya adalah pencabutan blokade maritim AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang mulai berlaku pada Minggu malam waktu AS atau Senin (15/6/2026) pagi waktu Iran.
Menurut Gharibabadi, MoU tersebut bukan sekadar hasil perundingan diplomatik, melainkan juga buah dari pencapaian militer Iran selama konflik berlangsung.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump juga mengonfirmasi bahwa kesepakatan dengan Iran telah tercapai. Dia mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari implementasi perjanjian damai tersebut.
“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” tulis Trump melalui akun Truth Social.










