BPIP Ajukan Anggaran Khusus Rp343 Miliar, Ingin Bangun Pusdiklat Seluas 7 Hektare
JAKARTA, iNews.id - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengusulkan tambahan anggaran khusus sebesar Rp343 miliar, di samping tambahan anggaran pagu indikatif tahun 2027. Anggaran dimaksudkan untuk pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan atau pusdiklat di atas lahan seluas 7 hektare.
Pengajuan tambahan anggaran khusus pembangunan ini disampaikan Kepala BPIP, Yudian Wahyudi bersamaan dengan pengajuan tambahan anggaran pagu indikatif tahun 2027 kepada Komisi XIII DPR.
"Selain dari permohonan penambahan anggaran setelah pagu indikatif yang kami sampaikan di atas, saat ini kami juga memiliki kebutuhan untuk tempat pelaksanaan diklat PIP," kata Yudian saat rapat, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Dia menjabarkan, pengadaan sarana dan prasarana pusdiklat pembinaan Pancasila ini akan dimanfaatkan di antaranya untuk diklat jabatan pimpinan tinggi pratama dan madya di seluruh Indonesia yang diperkirakan berjumlah 20.767 orang, lalu pemusatan calon paskibraka tingkat pusat yang membutuhkan lapangan dan ruangan diklat.
Yudian mengatakan, potensi calon paskibraka adalah sebanyak tiga pasang dari setiap provinsi di Indonesia atau 228 orang.
Untuk memenuhi kebutuhan ini, dia mengungkap hasil pengamatan BPIP. Asumsi luas lahan yang dibutuhkan adalah sekitar 7 hektare.
"Anggaran yang dibutuhkan adalah sebesar Rp343 miliar dengan rincian peruntukan sebagaimana dapat dilihat dalam bahan paparan," ujarnya.
Sebelumnya, BPIP mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp370,45 miliar untuk tahun anggaran 2027. Hal ini disampaikan Kepala BPIP Yudian Wahyudi dalam rapat bersama Komisi XIII DPR terkait pembahasan pagu indikatif belanja kementerian/lembaga.
Berdasarkan surat bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan, kata dia, BPIP hanya mendapatkan alokasi pagu indikatif sebesar Rp141.069.079.000. Dari jumlah tersebut, mayoritas dana tersedot untuk belanja pegawai sebesar Rp88,19 miliar dan operasional kantor sebesar Rp42,87 miliar.
Sementara itu, program Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) hanya mendapat alokasi Rp10 miliar yang difokuskan untuk kegiatan Paskibraka.
"Pada kesempatan yang baik ini dengan penuh kerendahan hati perkenankan kami menyampaikan bahwa atas pengalokasian pagu indikatif tersebut di atas, masih dibutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp370.457.677.928," kata Yudian dalam rapat Komisi XIII DPR.










