Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

Terkini | inews | Senin, 15 Juni 2026 - 13:16
share

TEHERAN, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Iran telah menyepakati naskah akhir nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai. Penandatangan MoU akan dilakukan di Jenewa, Swiss, pada 19 Juni mendatang. 

Naskah MoU belum beredar, namun beberapa poin kesepakatan telah dibocorkan para pejabat kedua negara melalui media massa. Namun ada pula beberapa isu penting yang sengaja disingkirkan dalam MoU demi mempercepat kesepakatan damai.

Di antara isu penting yang tak dicantumkan dalam MoU adalah program rudal Iran, demikian dilaporkan kantor berita Mehr, mengutip draf MoU.

"Diskusi tentang program rudal Iran dan dukungan untuk kelompok perlawanan telah dihapus secara definitif dari agenda," demikian laporan Mehr, seperti dikutip Senin (15/6/2026).

Dokumen tersebut tidak menyebutkan secara spesifik kelompok perlawanan mana yang dimaksud. 

Sementara itu beberapa isu yang diatur dalam MoU, selain Selat Hormuz, perjanjian damai permenan AS-Iran tidak akan diteken sampai seluruh total aset Iran di luar negeri yang dibekukan oleh AS, dicairkan.

AS akan mencairkan total aset Iran senilai 24 miliar dolar AS, namun setengahnya harus dikembalikan ke Iran sebelum proses negosiasi lanjutan dimulai. Negosiasi lanjutan akan dimulai setelah penandatanganan MoU pekan ini.

"Aset Iran senilai 24 miliar dolar AS harus dicairkan selama periode 60 hari negosiasi akhir. Setengah dari jumlah ini harus diberikan kepada Iran sebelum dimulainya negosiasi," demikian laporan Mehr.

Sanksi terhadap minyak Iran serta blokade maritim yang diberlakukan AS akan dicabut.

Setelah penandatanganan MoU AS-Iran pada 19 Juni, kedua negara akan memulai negosiasi 60 hari. Negosiasi ini akan membahas isu yang belum tercantum dalam MoU seperti program nuklir dan rudal Iran.

Topik Menarik