Hattrick Lionel Messi Disebut Tidak Sah dan Layak Diganjar Kartu Merah! Kenapa?

Hattrick Lionel Messi Disebut Tidak Sah dan Layak Diganjar Kartu Merah! Kenapa?

Olahraga | inews | Rabu, 17 Juni 2026 - 15:29
share

KANSAS CITY, iNews.id – Lionel Messi langsung menjadi pusat sorotan dunia setelah tekel kerasnya memicu perdebatan kartu. Terlepas dari itu, dia menutup laga dengan hattrick saat Argentina menang 3-0 atas Aljazair di Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026) pagi WIB.

Insiden terjadi di pertengahan babak pertama saat Argentina unggul 1-0. Messi melakukan tekel terlambat ke bek Aljazair Aïssa Mandi, dengan sepatu Messi terlihat mengenai bagian belakang betis lawan.

Wasit Szymon Marciniak meniup pelanggaran, namun memilih tidak mengeluarkan kartu kuning. VAR juga tidak merekomendasikan peninjauan ulang terkait potensi pelanggaran serius. Mandi sempat mendapat perawatan singkat dan mampu melanjutkan pertandingan.

Keputusan tersebut langsung memicu reaksi keras di media sosial. Banyak penggemar mempertanyakan kelonggaran hukuman terhadap peraih delapan Ballon d’Or tersebut.

“Messi baru saja lolos dari tekel yang benar-benar menjijikkan ke kaki bek Aljazair,” tulis seorang pengguna media sosial, merujuk pada tayangan ulang insiden tersebut dikutip dari The Daily Star.

Sebagian pendukung lain mengaitkan keputusan wasit dengan status Messi. “Jujur saja, jika pemain lain melakukan pelanggaran itu, dia pasti diusir. Satu-satunya alasan Messi tetap di lapangan karena dia Messi. Itu kartu merah mutlak,” tulis komentar lain.

Kontroversi Tenggelam oleh Hattrick Messi

Analis ESPN, Ale Moreno, ikut menilai pelanggaran tersebut layak berujung kartu merah. “Itu 100 persen kartu merah,” kata Moreno.

“Situasi ini sejalan dengan narasi pemain hebat sering mendapat perlakuan istimewa.”

Meski kontroversi memanas, sorotan cepat beralih ke performa Messi di sisi lain lapangan. Pemain berusia 38 tahun tersebut mencetak tiga gol dan memastikan kemenangan nyaman Argentina pada laga pembuka.

Hattrick itu juga mengantar Messi menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia putra. Catatan tersebut menambah daftar panjang pencapaian Messi di turnamen paling prestisius.

Pada akhirnya, perdebatan kartu tetap bergema, namun papan skor dan buku rekor menjadi penutup malam di Kansas City, dengan Messi kembali menegaskan pengaruhnya bagi Argentina.

Topik Menarik