Euforia Gila Piala Dunia 2026: Gerbong KRL Disulap Jadi Arena Perayaan, Nobar 15 Kota!
JAKARTA, iNews.id – Piala Dunia 2026 sangat terasa denyutnya di Tanah Air. Salah satu yang menghidupkan euforia adalah Coca-Cola Indonesia.
Mereka meluncurkan kaleng edisi khusus yang dirilis serentak di seluruh Indonesia. Produk ini menjadi pintu masuk perayaan besar menjelang turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia, sekaligus penanda kuat peran Coca-Cola sebagai Official Partner Piala Dunia 2026.
Rangkaian kaleng edisi khusus tersebut hadir dengan 12 desain unik yang jika disusun membentuk tampilan bendera Coca-Cola. Visualnya terinspirasi semangat, warna, dan energi negara-negara peserta Piala Dunia.
Inisiatif ini dirancang untuk membawa atmosfer Piala Dunia 2026 lebih dekat ke keseharian masyarakat Indonesia, tidak hanya di layar televisi, tapi juga di ruang-ruang publik.
Eva Lusiana, President Director Coca-Cola Indonesia, menegaskan sepak bola punya kekuatan menyatukan lintas generasi dan latar belakang.
“Sepak bola adalah momen universal yang menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dan generasi,” ujar Eva Lusiana.
“Melalui berbagai aktivitas Piala Dunia 2026, kami ingin menghadirkan momen kebersamaan yang penuh sukacita dan berkesan, baik bagi para penggemar sepak bola maupun masyarakat luas. Kami ingin semua orang dapat menjadi bagian dari perayaan global ini dengan cara yang dekat dan relevan bagi masyarakat Indonesia," tuturnya.
Commuter Line Disulap Jadi Arena Perayaan
Coca-Cola Indonesia membawa semangat Piala Dunia ke jalur harian masyarakat lewat instalasi bertema Piala Dunia di Commuter Line rute Cikarang (jalur biru) dan Bogor (jalur merah). Aktivasi ini menjangkau ribuan komuter Jakarta hingga akhir Juni, mengubah perjalanan rutin menjadi pengalaman visual yang sarat nuansa sepak bola dunia.
Tak berhenti di ruang transportasi publik, Coca-Cola juga menggandeng musisi Tanah Air untuk memperluas gaung kampanye. Nama-nama seperti Tiara Andini, Silet Open Up, Ecko Show, dan Eka Gustiwana terlibat dalam anthem lokal berjudul “Jump”.
Lagu tersebut merupakan adaptasi resmi berlisensi dari karya legendaris Van Halen rilisan 1984. Versi Indonesia dibalut ritme perkusi enerjik, melodi kuat, dan nuansa kebersamaan khas Nusantara untuk menyalurkan antusiasme Piala Dunia 2026 ke berbagai penjuru negeri.
Fitriana Adhisti, Director Coca-Cola Trademark Coca-Cola Indonesia, menyebut setiap aktivasi dirancang sebagai undangan terbuka bagi masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan Piala Dunia 2026 lebih dekat kepada masyarakat Indonesia. Mulai dari Commuter Line tematik hingga anthem lokal hasil kolaborasi, setiap aktivasi yang kami hadirkan merupakan undangan bagi masyarakat untuk ikut merayakan, mempererat kebersamaan, dan merasakan semangat turnamen dengan cara yang mudah diakses, berkesan, dan khas Coca-Cola," kata dia.
Nobar Serentak di 15 Kota
Semangat kebersamaan juga diperluas lewat dukungan terhadap lebih dari 100 kegiatan nonton bareng di 15 kota di Indonesia. Program nobar ini dimulai sejak 12 Juni 2026, mengajak penggemar sepak bola dan keluarga berkumpul, bersorak, serta merayakan Piala Dunia 2026 dalam suasana komunitas yang hidup.
MotoGP Catalunya 2026 Mencekam, Fabio Di Giannantonio Kena Serpihan Ban sebelum Jadi Juara
Eka Gustiwana dan Silet Open Up mengaku bangga terlibat dalam kampanye ini. Dia menyampaikan kolaborasi musik menjadi medium untuk menyatukan energi sepak bola dunia dengan sentuhan Indonesia, sehingga siapa pun bisa ikut merayakan Piala Dunia dengan caranya sendiri.
Melalui kombinasi kaleng edisi khusus, kereta komuter bertema, anthem lokal, dan nobar lintas kota, Coca-Cola Indonesia menegaskan komitmennya menghadirkan energi Piala Dunia 2026 ke berbagai ruang kebersamaan masyarakat, dari perjalanan harian hingga perayaan kolektif di tingkat komunitas.









