Pramono: Gedung 4 Lantai atau Lebih Wajib Terhubung ke CCTV Pemprov Jakarta
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mewajibkan seluruh gedung berlantai empat atau lebih untuk memasang kamera pengawas (CCTV). CCTV itu diintegrasikan dengan sistem pemantauan milik Pemprov Jakarta serta Polda Metro Jaya.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan kebijakan tersebut telah dituangkan dalam aturan untuk mendukung pengawasan ibu kota secara lebih efektif.
"Sekarang ini kami sudah mengeluarkan aturan semua gedung empat tingkat wajib untuk sharing CCTV-nya dengan Jakarta, Pemerintah Jakarta dan juga dengan Polda Metro Jaya," kata Pramono kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).
Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Jakarta menuju kota global melalui program Rise 20. Program itu menargetkan Jakarta masuk dalam jajaran 20 kota terbaik dunia.
Pramono menjelaskan, saat ini Jakarta telah menerapkan Intelligent Traffic Control System (ITCS) untuk mendukung pengelolaan lalu lintas dan transportasi berbasis teknologi.
Selain itu, berbagai perangkat berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), robotik, dan CCTV juga mulai dimanfaatkan untuk membantu pemantauan aktivitas di sejumlah wilayah ibu kota.
"Sebenarnya sudah ada beberapa artificial intelligence ataupun robotik ataupun CCTV yang ada. Walaupun belum sepenuhnya cukup tetapi sudah sangat membantu kita," ujarnya.
Menurut Pramono, integrasi CCTV dari gedung-gedung swasta dan pemerintah akan memperluas jangkauan pemantauan sehingga berbagai persoalan dapat diketahui lebih cepat, mulai dari kemacetan lalu lintas hingga tindak kejahatan.
Dia mencontohkan kasus lampu penerangan di kawasan Semanggi yang sempat mati setelah baru dipasang. Berdasarkan pemantauan CCTV, diketahui salah satu penyebabnya adalah pencurian komponen lampu.
Dengan kebijakan tersebut, Pemprov Jakarta menargetkan terbentuknya jaringan puluhan ribu CCTV yang saling terhubung dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung keamanan, ketertiban, serta pengelolaan kota secara lebih efektif.
"Ini akan menjadi puluhan ribu CCTV yang terkoneksi secara baik, itulah yang kami lakukan," katanya.
Pramono optimistis pemanfaatan teknologi, termasuk integrasi CCTV dan sistem berbasis AI, dapat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ambisi Jakarta menjadi salah satu kota global terkemuka di dunia.
"Maka dengan demikian program Rise 20 ini menjadi pijakan untuk kita suatu hari menjadi kota top 20 di dunia," ujarnya.









