4,7 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jogja-Solo Sepanjang 2025

4,7 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jogja-Solo Sepanjang 2025

Terkini | inews | Minggu, 21 Juni 2026 - 22:15
share

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudy Hardiansyah melaporkan terjadi peningkatan volume lalu lintas di Ruas Tol Jogja Solo selama 2025. Jumlah kendaraan yang melintas mencapai 4,7 juta.

"Sepanjang tahun 2025, volume lalu lintas (lalin) Ruas Tol Jogja Solo mencapai 4.741.991 kendaraan, atau meningkat sebanyak 235 secara tahunan atau year-on-year (YoY), dengan rata-rata volume lalin harian (LHR) mencapai 12.992 kendaraan," ujarnya pada wartawan, Minggu (21/6/2026).

Menurutnya, Jasamarga Jogja Solo menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Kantor Gerbang Tol Banyudono. Dalam kegiatan itu, Dewan Komisaris dan Direksi PT JMJ melaporkan kinerja positif serta pencapaian Perseroan selama tahun 2025.

Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan berhasil mencatatkan pencapaian finansial yang solid dengan membukukan total pendapatan tol sebesar Rp281,58 miliar. Angka ini tumbuh sebesar 669,1 dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 sebesar Rp36,61 miliar. 

Selain itu, Perseroan mencatatkan pertumbuhan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) sebesar Rp209,97 miliar, atau naik 17,3 dari capaian tahun sebelumnya.

"Capaian positif ini mencerminkan peningkatan profitabilitas operasional yang didorong oleh efektivitas strategi bisnis, peningkatan mutu pelayanan, serta efisiensi biaya secara berkelanjutan," tuturnya.

Dia menerangkan, peningkatan performa juga terlihat dari sisi operasional, sepanjang tahun 2025, volume lalu lintas (lalin) Ruas Tol Jogja Solo mencapai 4.741.991 kendaraan, atau meningkat sebanyak 235 secara tahunan atau year-on-year (YoY), dengan rata-rata volume lalin harian (LHR) mencapai 12.992 kendaraan.

"Sebagai langkah proaktif mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT JMJ berdasarkan diskresi Kepolisian membuka Ruas Prambanan-Purwomartani secara fungsional," jelasnya.

Di samping itu, tambahnya, komitmen PT JMJ terhadap kualitas infrastruktur diwujudkan melalui program peningkatan mutu aset secara intensif, serta berhasil memenuhi target Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebesar 100 melalui sejumlah program strategis. 

Adapun, progres proyek per awal Juni 2026, konstruksi Segmen Prambanan-Purwomartani telah mencapai hampir 92,35 dengan pembebasan lahan mencapai 97,8.

"Sedangkan progres konstruksi Segmen Purwomartani-Maguwoharjo telah mencapai hampir 40,84 dengan pembebasan lahan mencapai 96,07 dan progres konstruksi Segmen Trihanggo-JC Sleman telah mencapai hampir 84,79 dengan pembebasan lahan mencapai 98,1," katanya.

Topik Menarik