Lamine Yamal Sujud Syukur usai Cetak Gol di Piala Dunia dan Lewati Rekor Lionel Messi

Lamine Yamal Sujud Syukur usai Cetak Gol di Piala Dunia dan Lewati Rekor Lionel Messi

Olahraga | inews | Senin, 22 Juni 2026 - 07:49
share

ATLANTA, iNews.id – Lamine Yamal mencetak gol pertama dalam kariernya di Piala Dunia saat Spanyol menghadapi Arab Saudi pada laga fase grup Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) malam WIB. Gol cepat itu langsung diiringi sujud syukur, sekaligus menjadi simbol kebangkitan La Roja setelah gagal mencetak gol di pertandingan pembuka.

Spanyol datang ke laga ini dengan tekanan besar. Hasil imbang tanpa gol kontra Cape Verde di laga pertama membuat kebutuhan mencetak gol cepat menjadi harga mati. Situasi itu menuntut efektivitas sejak menit awal agar Arab Saudi tidak semakin percaya diri bertahan.

Tekanan tersebut dijawab Lamine Yamal pada menit ke-10. Serangan rapi Spanyol memecah kebuntuan lebih awal dan mengubah atmosfer pertandingan. Gol ini memberi Spanyol kendali penuh atas jalannya laga.

Proses gol lahir dari kecerdikan Yamal membaca ruang. Dia mengecoh bek Arab Saudi, lolos dari pengawalan, lalu berdiri bebas di tiang jauh. Umpan Mikel Oyarzabal diteruskan Yamal dengan tenang menjadi gol pembuka.

Selebrasi Yamal menyita perhatian. Dia merayakan gol bersama rekan setim, lalu menengadahkan tangan dan melakukan sujud syukur di atas lapangan. Momen tersebut menandai tonggak penting dalam karier internasionalnya.

Yamal yang baru berusia 18 tahun dan 343 hari kini menjadi pemain termuda ke-8 yang mencetak gol di Piala Dunia. Dia tepat di atas Lionel Messi (18 tahun dan 357 hari). Saat ini rekor masih dipegang Pele yang mencetak gol di usia 17 tahun 239 hari bersama Brasil.

Performa cemerlang Yamal tidak datang tiba-tiba. Bersama Barcelona, dia sudah bersinar di kompetisi Eropa dalam beberapa musim terakhir. Pengalaman tersebut terlihat saat dia tampil percaya diri di panggung Piala Dunia.

Meski mencetak gol penting, penampilan Yamal belum sepenuhnya maksimal. Dia hanya bermain satu babak sebelum ditarik keluar saat jeda pertandingan. Keputusan itu diambil sebagai bagian dari manajemen kondisi fisiknya.

Situasi serupa terjadi pada laga sebelumnya. Saat Spanyol menghadapi Cape Verde, Yamal juga tidak turun sejak awal dan baru masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-70. Peran bertahap ini menunjukkan kehati-hatian tim pelatih.

Gol ke gawang Arab Saudi menjadi catatan penting bagi Yamal dan Spanyol. Selain mengakhiri kebuntuan tim, momen ini mempertegas status Yamal sebagai pembeda di level tertinggi Piala Dunia 2026.

Rekor Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia:

1) Pele – 17 tahun & 239 hari
2) Manuel Rosas – 18 tahun & 93 hari
3) Gavi – 18 tahun & 110 hari
4) Ibrahim Mbaye – 18 tahun & 143 hari
5) Michael Owen – 18 tahun & 190 hari
6) Nicolae Kovacs – 18 tahun & 197 hari
7) Dmitri Sychev – 18 tahun & 231 hari
8) Lamine Yamal – 18 tahun & 343 hari
9) Lionel Messi – 18 tahun & 357 hari
10) Julian Green – 19 tahun & 25 hari
11) Divock Origi – 19 tahun & 65 hari
12) Martin Hoffmann – 19 tahun & 88 hari
13) Jude Bellingham – 19 tahun & 145 hari
14) Tostao – 19 tahun & 171 hari
15) Kylian Mbappe – 19 tahun & 183 hari
16) Edmund Conen – 19 tahun & 198 hari
17) Moussa Wague – 19 tahun & 263 hari
18) Mazzola – 19 tahun & 288 hari
19) Ronald Gonzalez – 19 tahun & 319 hari
20) Georgi Sokolov – 19 tahun & 349 hari

Topik Menarik