Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Perindo Madiun Optimis Raih 5 Kursi DPRD
MADIUN, iNews.id - Penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput menjadi fondasi penting bagi partai politik untuk memperluas keterlibatan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing menghadapi kontestasi politik mendatang. Berangkat dari kebutuhan tersebut, DPD Partai Perindo Kota Madiun terus mempercepat konsolidasi organisasi, memperluas basis keanggotaan, serta menyiapkan strategi pemenangan menuju Pemilu 2029.
Ketua DPD Partai Perindo Kota Madiun Armaya mengatakan, penguatan struktur partai hingga tingkat DPC dan DPRt terus berjalan dan ditargetkan tuntas pada Agustus 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi tahapan Verifikasi Politik (Verpol) sekaligus memperkuat jaringan organisasi di tingkat bawah.
“Saat ini kelengkapan struktur hingga tingkat DPC dan DPRt sedang dalam proses perapihan dan ditargetkan rampung secara menyeluruh pada Agustus 2026. Strategi kami dalam menghadapi Verifikasi Politik (Verpol) adalah dengan membentuk Koordinator RT untuk mengawal langsung dukungan verifikasi faktual di lapangan. Selain itu, basis pendukung ini terus dibina dan maintenance secara berkelanjutan melalui optimalisasi kegiatan reses,” kata Armaya dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6/2026).
Keberadaan Koordinator RT dinilai menjadi instrumen penting untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan kerja-kerja organisasi berjalan efektif hingga tingkat lingkungan. Pendekatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat basis dukungan secara berkelanjutan.
Target Politik Dibarengi Penguatan Kader
Sejalan dengan penguatan struktur, DPD Partai Perindo Kota Madiun menetapkan target meraih lima kursi DPRD Kota Madiun pada Pemilu 2029. Target tersebut ditopang oleh program rekrutmen anggota yang agresif dan terukur.
“DPD Madiun menetapkan target yang realistis namun optimis, yaitu meraih 5 kursi DPRD,” ujar Armaya.
Untuk mendukung target tersebut, Partai Perindo Kota Madiun menargetkan sedikitnya 1.250 anggota di setiap daerah pemilihan. Dengan empat daerah pemilihan yang ada, total anggota yang dibidik mencapai minimal 5.000 orang.
Armaya menjelaskan proses rekrutmen akan melibatkan seluruh anggota DPRD yang saat ini menjabat bersama para koordinator lapangan. Pergerakan tersebut akan dikawal langsung oleh jajaran pengurus DPD guna memastikan proses pengembangan organisasi berjalan efektif dan terukur.
Perkuat Kehadiran di Tengah Masyarakat
Selain fokus pada penguatan internal, DPD Partai Perindo Kota Madiun juga menjalankan program jaring aspirasi yang dipadukan dengan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat. Program tersebut menjadi sarana memperkuat kedekatan partai dengan warga sekaligus menjaga konsolidasi organisasi.
“Program unggulan DPD Madiun memfokuskan pada kegiatan jaring aspirasi (reses) yang dikombinasikan dengan aksi sosial atau kegiatan langsung di masyarakat yang menyentuh kebutuhan riil warga. Kami berkomitmen untuk tidak sekadar hadir saat reses formal, melainkan melalui program kerja nyata yang terjadwal secara berkala agar Perindo tetap eksis di tengah masyarakat,” kata Armaya.
Upaya memperluas basis pemilih muda juga menjadi perhatian khusus. Strategi tersebut dikoordinasikan oleh Sekretaris DPD Partai Perindo Kota Madiun Yuliana melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda dan pengembangan komunitas kepemudaan.
Wakil Ketua DPD Partai Perindo Kota Madiun Roby Rohmana menegaskan optimisme partainya menghadapi Pemilu 2029 didukung oleh semakin solidnya kerja organisasi dan keterlibatan kader di lapangan.
“Kami melihat antusiasme pengurus dan kader terus meningkat. Dengan penguatan struktur, rekrutmen anggota yang terukur, serta program yang dekat dengan masyarakat, kami optimistis target organisasi maupun target politik dapat dicapai,” kata Roby saat dihubungi, Senin (22/6/26).
Melalui penguatan struktur hingga tingkat bawah, perluasan keanggotaan, serta program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, DPD Partai Perindo Kota Madiun menargetkan mampu memperkuat posisi politiknya sekaligus memperluas kehadiran organisasi di tengah masyarakat menjelang Pemilu 2029.










