Eks Prajurit TNI AL Jabat Ketua Perindo Sultra, Ferry Irawan Targetkan Raih Kursi DPR
KENDARI, iNews.id – Estafet kepemimpinan DPW Partai Perindo Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi berganti. Nakhoda baru kini dipegang oleh Ferry Irawan, seorang mantan prajurit TNI Angkatan Laut (AL) yang memilih pensiun dini demi mengabdi di panggung politik bumi Anoa.
Berbekal disiplin baja dari barak militer dan jaringan luas di dunia usaha, pria kelahiran Prabumulih, 30 Oktober 1980 ini langsung memasang target tinggi, yakni membawa Partai Perindo Sultra "pecah telur" mengirimkan wakilnya ke Senayan pada pemilu mendatang.
Perjalanan hidup Ferry Irawan tergolong unik dan tidak berada di satu jalur linier. Sebelum terjun bebas ke dunia politik, ia merupakan prajurit aktif yang kenyang dengan tempaan fisik dan mental di matra laut.
Selama 14 tahun, Ferry mengabdikan diri sebagai prajurit TNI Angkatan Laut. Lingkungan ini membentuk karakter kepemimpinannya yang tegas, terukur, dan berorientasi pada hasil (result-oriented).
Pria di Makassar Bunuh Selingkuhan di Hotel, Korban Diberi Obat Antinyeri hingga Overdosis
Pada tahun 2016, lulusan Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari ini mengambil langkah berani dengan mengajukan pengunduran diri (resign) dari dinas militer demi mengejar panggilan jiwanya di dunia politik.
“Mulai tahun 2002 sampai 2016, saya berdinas di TNI Angkatan Laut. Namun seiring berjalannya waktu, saya memiliki keinginan besar untuk terjun langsung memajukan daerah, salah satunya lewat jalur politik. Karena itu, saya memutuskan mengajukan resign,” ungkap Ferry Irawan, Senin (22/6/2026).
Kiprah di Dunia Tambang dan Olahraga Sultra
Lepas dari seragam loreng, Ferry tidak langsung masuk ke partai politik. Ia terlebih dahulu mengasah kemampuan manajerialnya di sektor riil dengan merambah industri pertambangan—salah satu sektor strategis yang menjadi tulang punggung perekonomian di Sulawesi Tenggara.
Tak hanya di dunia bisnis, jiwa kepemimpinannya juga diuji di dunia olahraga saat ia dipercaya menakhodai Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sultra. Di bawah kendalinya, PGI Sultra fokus pada pembinaan atlet usia dini dan regenerasi berkelanjutan. Pengalaman mutakhir inilah yang kini ia bawa untuk memimpin parpol.
Konsolidasi 17 Daerah dan Rebut Kursi DPR
Usai menerima mandat sebagai Ketua DPW Partai Perindo Sultra, Ferry langsung tancap gas. Langkah pertama yang dilakukannya adalah menyisir dan memperkuat struktur internal partai hingga ke tingkat akar rumput (grassroots).
Dia menegaskan, kejayaan partai tidak bisa dibangun dengan kerja instan, melainkan harus dimulai dari fondasi organisasi yang kokoh dan mandiri di 17 kabupaten/kota se-Sultra.
"Saya berkomitmen penuh untuk membesarkan Partai Perindo di Sulawesi Tenggara. Fokus awal kami adalah memastikan seluruh 17 kabupaten dan kota memiliki kepengurusan yang aktif, solid, dan mandiri. Jika infrastruktur partai sudah lengkap dan rapi, maka kerja-kerja politik memenangkan hati rakyat akan berjalan jauh lebih efektif," tuturnya.
Melalui mesin partai yang panas dan solid, Panglima Baru Perindo Sultra ini meyakini partainya akan menjadi kekuatan politik utama yang diperhitungkan. Target terdekatnya tidak main-main: mengamankan satu tiket kursi DPR dari daerah pemilihan (dapil) Sultra.
"Kami tidak hanya ingin menjadi pelengkap. Seluruh kader akan berjuang habis-habisan untuk memperoleh satu kursi DPR dari dapil Provinsi Sulawesi Tenggara ke Senayan," kata Ferry.









