AS Roma Terancam Kehilangan Bintang, Boca Juniors Gerak Cepat
ROMA, iNews.id – Paulo Dybala kembali jadi pusat perhatian bursa transfer setelah Boca Juniors melakukan pendekatan langsung saat masa depannya di AS Roma belum menemui kejelasan.
Media Italia La Gazzetta dello Sport melaporkan Presiden Boca Juniors Juan Roman Riquelme bersama direktur klub Rodolfo Arruabarrena sudah menghubungi Dybala dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam komunikasi tersebut, Riquelme dan Arruabarrena memaparkan proyek klub sekaligus menegaskan peran penting Dybala dalam rencana besar Boca Juniors. Klub raksasa Argentina itu serius ingin memulangkan La Joya ke Amerika Selatan.
Dybala saat ini berstatus bebas transfer. Kontraknya bersama AS Roma di Stadion Olimpico berakhir pada penghujung bulan ini, membuat banyak klub leluasa mendekatinya tanpa biaya transfer.
Meski begitu, prioritas Dybala tetap mengarah ke Roma. Laporan Gazzetta menyebut dia ingin mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak bersama Giallorossi sebelum mempertimbangkan opsi lain.
Magis Valentino Rossi di Garasi VR46, Tak Pernah Coba Motor Baru tapi Masukannya Akurat 100 Persen!
Masalah muncul pada angka finansial. Roma mengajukan tawaran gaji 2,3 juta Euro per musim atau sekitar Rp46,93 miliar. Di sisi lain, Dybala meminta kontrak senilai 3 juta Euro per tahun atau setara Rp61,22 miliar.
Tawaran Roma juga disertai bonus yang terkait dengan jumlah penampilan Dybala pada musim 2026-2027. Skema tersebut belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sang pemain.
Sebelumnya, mantan klub Dybala, Juventus, sempat menjajaki kemungkinan membawa dia kembali ke Turin. Namun, fokus utama Dybala masih tertuju ke Roma.
Pemilik Roma, Ryan Friedkin, sudah menggelar pembicaraan dengan agen Dybala, Carlos Novel. Kini, proses negosiasi akan dilanjutkan oleh direktur olahraga baru Roma, Tony D’Amico, yang memegang kendali penuh atas masa depan sang penyerang berpengalaman.
Situasi ini membuat Roma berpacu dengan waktu. Jika kesepakatan tak segera tercapai, Boca Juniors siap memanfaatkan peluang untuk membawa pulang salah satu ikon sepak bola Argentina.










