Pesta Gol! Brasil dan Maroko Kantongi Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

Pesta Gol! Brasil dan Maroko Kantongi Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

Olahraga | inews | Kamis, 25 Juni 2026 - 07:18
share

FLORIDA, iNews.id – Brasil langsung jadi sorotan utama Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Skotlandia dengan skor telak 3-0 pada laga terakhir Grup C. Sementara Maroko tampil penuh drama saat menaklukkan Haiti 4-2 di pertandingan penentuan yang berlangsung sengit hingga menit akhir.

Kemenangan meyakinkan Brasil terjadi di Florida, Kamis (25/6/2026) pagi WIB. Tim Samba tampil dominan sejak awal dan memanfaatkan rapuhnya lini belakang Skotlandia untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya dengan penuh percaya diri.

Brasil sudah memimpin cepat saat laga baru berjalan tujuh menit. Kesalahan fatal Scott McKenna berujung bola liar di depan gawang. Vinicius Junior datang lebih cepat dibanding Angus Gunn, mengecoh kiper Skotlandia, lalu menceploskan bola ke gawang kosong.

Tekanan Brasil tidak berhenti. Pada masa injury time babak pertama, Vinicius kembali mencatatkan namanya di papan skor. Sundulannya menyambut umpan silang Bruno Guimaraes sukses menggandakan keunggulan. Gol ini kembali lahir dari pressing tinggi Brasil yang membuat pertahanan Skotlandia kehilangan kontrol.

Memasuki babak kedua, Brasil bermain lebih tenang namun tetap tajam. Gol ketiga lahir pada menit ke-60 melalui Matheus Cunha. Skema serangan rapi diawali umpan terobosan Guimaraes yang diteruskan Cunha dengan tembakan terukur dari dalam kotak penalti.

Momen spesial hadir pada menit ke-75 saat Neymar masuk menggantikan Cunha. Ini menjadi penampilan perdana Neymar di Piala Dunia 2026. Meski aktif membantu serangan, skor 3-0 bertahan hingga peluit akhir berbunyi.

Maroko Balikkan Keadaan, Haiti Tumbang Usai Duel Enam Gol

Di laga lain Grup C yang berlangsung di Stadion Atlanta, Maroko menunjukkan mental baja saat menundukkan Haiti 4-2 dalam pertandingan penuh jual beli serangan, Kamis (25/6/2026) pagi waktu Indonesia.

Haiti justru unggul lebih dulu pada menit ke-10. Crossing Jean-Kevin Duverne membentur badan kiper Yassine Bounou dan berakhir sebagai gol bunuh diri. Maroko tersentak dan langsung meningkatkan intensitas permainan.

Maroko menyamakan kedudukan pada menit ke-39 lewat Achraf Hakimi. Wasit sempat memeriksa VAR, namun gol dinyatakan sah. Skor imbang tidak bertahan lama karena Haiti kembali unggul pada menit ke-43 lewat tembakan jarak jauh Wilson Isidor yang gagal diantisipasi Bounou.

Respons cepat ditunjukkan Maroko. Pada menit pertama injury time babak pertama, umpan Hakimi dituntaskan dengan baik oleh Ismael Saibari, mengubah skor menjadi 2-2 sebelum turun minum.

Babak kedua sepenuhnya berada dalam kendali Maroko. Dominasi penguasaan bola terus ditekan, meski kiper Haiti, Johny Placide, beberapa kali tampil gemilang menggagalkan peluang emas, termasuk dari Bilal El Khannous pada menit ke-60.

Keunggulan Maroko akhirnya tercipta pada menit ke-78. Situasi sepak pojok berujung tembakan Soufiane Rahimi dari dalam kotak penalti yang membawa Singa Atlas berbalik memimpin 3-2.

Gol penutup hadir pada menit ke-89 melalui Gessime Yassine. Gol sempat ditinjau VAR karena dugaan bola keluar lapangan sebelum assist Rahimi, namun wasit mengesahkan gol tersebut. Skor 4-2 bertahan hingga laga usai, meski Haiti nyaris menambah gol lewat sepakan bebas Duckens Nazon di injury time yang ditepis Bounou.

Hasil dua laga ini mempertegas dominasi Brasil di Grup C dan menegaskan Maroko sebagai tim dengan daya juang tinggi jelang fase gugur Piala Dunia 2026. Keduanya lolos ke babak gugur dengan status juara dan runner up grup. 

Topik Menarik