CCTV Ungkap Kejanggalan Penemuan ASN Bangkalan Tewas di Parkiran Bandara Juanda

CCTV Ungkap Kejanggalan Penemuan ASN Bangkalan Tewas di Parkiran Bandara Juanda

Berita Utama | inews | Kamis, 25 Juni 2026 - 08:38
share

BANGKALAN, iNews.id – Rekaman CCTV menjadi petunjuk penting dalam kasus kematian RYS, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan. Jenazah ASN itu ditemukan di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo.

Jenazah korban tiba di rumah duka di Kelurahan Mlajah, Bangkalan, Kamis (25/6/2026) dini hari setelah menjalani autopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Sidoarjo. Di tengah proses penyelidikan polisi, keluarga mengungkap sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

Kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya mengatakan bahwa korban terakhir kali berkomunikasi dengan keluarga melalui video call pada Sabtu (20/6/2026) pagi. Namun, sejak Sabtu siang korban tidak lagi dapat dihubungi.

Hasil penelusuran keluarga terhadap rekaman CCTV Bandara Juanda menunjukkan mobil dinas korban masuk ke area parkir pada Sabtu pukul 16.00 WIB. Namun, sosok yang terlihat berada di kursi pengemudi dan mengambil tiket parkir diduga bukan korban.

Penemuan tersebut memunculkan dugaan bahwa korban telah meninggal dunia sebelum mobil memasuki kawasan bandara. Dugaan itu diperkuat dengan kondisi jenazah yang ditemukan di kursi penumpang depan dalam keadaan pembusukan lanjut.

“Setelah dicek CCTV, ada orang lain yang membawa mobil masuk ke bandara dan mengambil tiket parkir. Karena itu kami menduga saat dibawa ke bandara, korban sudah meninggal dunia,” ujar Risang Bima Wijaya, kuasa hukum keluarga korban.

Selain CCTV di Bandara Juanda, keluarga juga menyerahkan rekaman CCTV lain kepada penyidik yang memperlihatkan korban bersama seorang pria saat berada di kawasan Pujon, Kabupaten Malang, sebelum dinyatakan hilang kontak.

Keluarga berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus tersebut dan mengungkap sosok yang terakhir bersama korban. Sementara itu, penyidik masih menunggu hasil autopsi serta mendalami seluruh barang bukti dan rekaman CCTV yang telah dikantongi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Topik Menarik