Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
KARAKAS, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela bertambah menjadi 164 orang hingga Kamis (25/6/2026) pagi waktu setempat. Gempa bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) pukul 18.04 waktu setempat.
Presiden Venezuela Delcy Rodriguez, dalam pembaruan informasi gempa, mengatakan hampir 1.000 orang lainnya luka dalam bencana tersebut.
"Berdasarkan data yang tersedia, total 164 orang tewas dan 971 orang luka," kata Rodriguez, dalam pidato yang disiarkan oleh stassiun televisi TeleSUR.
Perempuan yang ditunjuk menjadi presiden sementara Venezuela menggantikan Nicolas Maduro yang ditangkap oleh militer Amerika Serikat (AS) itu menambahkan, para ahli PBB di bidang struktur bangunan dalam perjalanan menuju Venezuela untuk membanti pencarian dan penyelamatan korban.
Sebelumnya Rodriguez mengumumkan jumlah korban tewas 32 orang dan 700 lainnya luka. Diperkirakan masih banyak korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.
Dua gempa dahsyat, dengan rentang waktu kurang dari 1 menit, mengguncang Venezuela pada Rabu malam. Titik pusatnya berjarak 16 km dari Moron dan 24 km dari San Felipe. Guncangan hingga kerusakan juga terjadi di Ibu Kota Karakas, berjarak 284 km dari episentrum.










