Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung 500 Meter dari Puncak

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung 500 Meter dari Puncak

Nasional | inews | Senin, 29 Juni 2026 - 08:07
share

LEMBATA, iNews.id - Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami erupsi pada Senin (29/6/2026) pukul 06.51 WITA. Kolom abu letusan teramati membumbung setinggi kurang lebih 500 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api, Yeremias Kristianto Pugel, tinggi kolom letusan Gunung Ile Lewotolok mencapai sekitar 1.923 meter di atas permukaan laut.

"Terjadi erupsi Gunung Ile Lewotolok pada hari Senin, 29 Juni 2026, pukul 06:51 WITA. Tinggi kolom letusan teramati ± 500 m di atas puncak (± 1923 m di atas permukaan laut)," tulis PVMBG dikutip Senin (29/6/2026).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu bergerak ke tenggara dari pusat erupsi.

Erupsi Gunung Ile Lewotolok juga terekam di seismograf. Amplitudo maksimum tercatat 16,6 milimeter dengan durasi 76 detik.

Petugas mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok, termasuk pengunjung, pendaki, dan wisatawan, tidak memasuki area berbahaya. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok.

Selain itu, warga juga diminta mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava serta awan panas. Potensi bahaya tersebut dapat terjadi pada sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut Gunung Ile Lewotolok.

Imbauan ini dikeluarkan untuk mengurangi risiko akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung. Warga diminta tetap mengikuti arahan resmi dari petugas.

Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ile Lewotolok juga diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung. Langkah ini penting untuk menghindari gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanis.

Selain masker, warga disarankan menggunakan perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Abu vulkanik dapat memicu gangguan kesehatan seperti ISPA maupun keluhan lainnya. Petugas juga mengimbau masyarakat menutup tempat penampungan air bersih. Hal ini dilakukan agar sumber air tidak tercemar abu vulkanis.

Pemerintah daerah dan masyarakat diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape. Informasi resmi juga dapat diperoleh dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau Badan Geologi di Bandung.

Topik Menarik