Dito Ariotedjo Makin Langsing saat Datangi KPK, Ungkap Baru Ikut HYROX

Dito Ariotedjo Makin Langsing saat Datangi KPK, Ungkap Baru Ikut HYROX

Terkini | inews | Selasa, 30 Juni 2026 - 11:59
share

JAKARTA, iNews.id - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo kembali memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji, Selasa (30/6/2026). Saat tiba, ia tampak lebih langsing dibanding sebelumnya.

Dito pun mengaku belakangan aktif berolahraga. Bahkan, ia baru mengikuti ajang kebugaran HYROX dan selesai dalam waktu kurang dari 2 jam.

Diketahui, HYROX merupakan kompetisi kebugaran yang menggabungkan lari dan berbagai tantangan fungsional seperti rowing, sled push, sled pull, burpee broad jump, hingga wall ball.

"Finish under 2 jam," kata Dito saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Dito mengatakan dirinya mengikuti kategori relay. Dalam HYROX, kategori relay merupakan nomor beregu yang terdiri atas empat peserta. Setiap anggota tim membagi porsi lari dan tantangan kebugaran yang tersedia sepanjang perlombaan

"Relay-relay, kita perdana kita," cetusnya.

Sementara itu, pemeriksaan Dito kali ini merupakan yang kedua dalam perkara dugaan korupsi kuota haji.

"Hari ini undangan saja terkait dengan kasus yang haji. Nggak bawa apa-apa," ujar Dito 

Sebelumnya, ia juga telah diperiksa sebagai saksi pada Jumat (23/1/2026). Usai pemeriksaan saat itu, Dito mengatakan penyidik mendalami kunjungan kerja ke Arab Saudi pada 2023.

"Secara garis besar, memang yang dipertanyakan, ditanyakan lebih detail saat kunjungan kerja ke Arab Saudi," kata Dito di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (23/1/2026).
Menurut Dito, penyidik meminta keterangan terkait pendampingannya kepada Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kerja ke Arab Saudi pada 2023.

KPK memulai penyidikan dugaan korupsi kuota haji Indonesia tahun 2023-2024 pada awal Agustus 2025. Dalam perkembangan perkara tersebut, KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz, sebagai tersangka pada awal 2026.

Topik Menarik