John Stones Gratisan Ditolak! Inter Milan Pilih Taruhan Rp720 Miliar untuk Bek Chelsea
MILANO, iNews.id – John Stones kembali ditawarkan ke Inter Milan sebagai pemain bebas transfer. Namun klub berjuluk Nerazzurri itu belum menunjukkan minat serius meski sedang krisis bek jelang musim baru.
Sejumlah laporan media Italia menyebut agen John Stones kembali menghubungi Inter Milan, mendorong sang pemain bergabung tanpa biaya transfer. Stones kini berstatus bebas setelah kontraknya bersama Manchester City berakhir, menutup pengabdian satu dekade di Etihad Stadium.
Inter memang membutuhkan tambahan amunisi di lini belakang. Klub tersebut sudah melepas Stefan de Vrij dan Francesco Acerbi yang kontraknya habis, sehingga minimal satu bek baru wajib datang, bahkan berpotensi dua sekaligus.
Namun fokus utama Inter saat ini tertuju pada perburuan Trevoh Chalobah. Nerazzurri terlibat duel transfer sengit dengan Como untuk memboyong bek Chelsea dan Timnas Inggris tersebut.
Chelsea memasang banderol €30 juta plus €5 juta dalam bentuk bonus. Jika dikonversi, nilai itu setara sekitar Rp617,67 miliar ditambah Rp102,95 miliar add-ons, total mendekati Rp720,6 miliar. Angka besar itu menunjukkan keseriusan Inter mengincar Chalobah sebagai prioritas utama.
Stones Kembali Ditawarkan, Inter Tetap Dingin
Menurut laporan Calciomercato, Tuttomercatoweb, dan FCInterNews, agen Stones menyodorkan kliennya sebagai opsi alternatif. Dia baru berusia 32 tahun pada Mei lalu dan membawa segudang pengalaman, termasuk 257 penampilan di Premier League dan 62 laga Liga Champions.
Meski rekam jejaknya mentereng, Inter tidak terlihat tergesa mengambil langkah. Faktor usia, kondisi fisik, dan kebutuhan jangka panjang membuat manajemen berhitung lebih dingin meski status bebas transfer terdengar menggiurkan.
Stones juga disebut sudah ditawarkan ke klub Serie A lain seperti Napoli dan Juventus. Minat belum berujung konkret, menandakan kehati-hatian klub-klub Italia.
Dari sisi finansial, Stones siap memangkas gaji secara signifikan. Dia sebelumnya menerima €10 juta per musim di Manchester City, setara sekitar Rp205,89 miliar. Meski bersedia turun jauh, dia meminta kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan musim ketiga.
Permintaan durasi kontrak itu menjadi ganjalan. Klub-klub peminat belum siap mengikat komitmen jangka menengah untuk pemain di usia kepala tiga, terlebih dengan jadwal padat dan tuntutan fisik Serie A.
Situasi ini menempatkan Inter pada persimpangan strategi. Stones menawarkan pengalaman tanpa biaya transfer, sementara Chalobah menyajikan investasi mahal dengan prospek jangka panjang. Hingga kini, Nerazzurri terlihat lebih condong mempertaruhkan dana besar demi masa depan lini belakang.










