Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Buton, 3 ABK Selamat usai 10 Jam Terombang-ambing
BUTON SELATAN, iNews.id - Kapal nelayan bermuatan tuna tenggelam di perairan antara Pulau Batu Atas dan Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Tiga anak buah kapal atau ABK berhasil ditemukan selamat setelah terombang-ambing selama 10 jam di laut, Senin (6/7/2026).
Tim SAR Baubau langsung mencari korban setelah menerima laporan adanya kapal tenggelam di perairan Batu Atas, Kabupaten Buton Selatan. Pencarian dilakukan dengan menyisir area laut di sekitar lokasi kejadian.
Setelah beberapa jam pencarian, tim SAR akhirnya menemukan tiga nelayan korban kapal tenggelam. Mereka ditemukan berada di atas rakit darurat sekitar 18 kilometer dari lokasi kapal karam.
Petugas kemudian mengevakuasi para korban di tengah kondisi gelombang. Saat ditemukan, kondisi ketiganya mulai lemas karena mengalami dehidrasi setelah berjam-jam bertahan di laut.
"Kami mencari kapal tenggelam dengan ABK tiga orang, alhamdulillah ketiga korban ditemukan selamat dalam kondisi terombang-ambing," kata Petugas SAR Baubau Lukman, Senin (6/7/2026).
Peristiwa itu bermula ketika kapal nelayan berukuran 1 GT tersebut bertolak dari Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (4/7/2026) pagi. Kapal membawa tiga awak dan muatan ikan tuna menuju Kota Baubau.
Namun saat malam hari, kapal dihantam gelombang besar di tengah perjalanan. Hantaman ombak membuat salah satu papan di bagian lambung kapal terlepas.
Air laut kemudian masuk dan memenuhi ruang kapal. Kondisi itu membuat kapal tidak mampu bertahan hingga akhirnya karam pada dini hari.
"Kapal lagi membawa muatan. Kejadiannya pas malam sudah dihantam gelombang, nanti dini hari baru karam," ujar Dahlan, salah satu nelayan, Senin (6/7/2026).
Saat kapal mulai tenggelam, ketiga nelayan berupaya menyelamatkan diri. Mereka merakit papan dari badan kapal agar tetap bisa mengapung di tengah laut. Rakit darurat itu digunakan para korban untuk bertahan sambil menunggu pertolongan. Mereka terus terombang-ambing selama sekitar 10 jam sebelum akhirnya ditemukan tim SAR.
Ketiga nelayan kemudian dievakuasi ke atas kapal Basarnas. Setelah itu, mereka dibawa menuju Dermaga Pelabuhan Murhum Baubau untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, kapal nelayan tersebut karam ke dasar laut bersama muatan ikan tuna yang dibawanya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.










