Arsenal Ngebet Gaet Gelandang yang Baru Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Rogoh Kocek Rp2,4 Triliun
LONDON, iNews.id – Arsenal semakin percaya diri bisa mengamankan tanda tangan Bruno Guimaraes pada bursa transfer musim panas, meski Newcastle United sebelumnya menolak tawaran besar bernilai ratusan miliar rupiah.
Klub London Utara itu disebut siap menaikkan intensitas pendekatan setelah proposal awal senilai 55 juta pounds atau setara Rp1,32 triliun ditolak mentah-mentah oleh Newcastle United.
Penolakan tersebut tidak mengejutkan. Newcastle enggan melepas gelandang andalannya ke rival langsung, terlebih situasi makin rumit usai Sandro Tonali hampir pasti angkat kaki dari St James’ Park menuju Tottenham Hotspur.
Meski demikian, Arsenal tidak mundur. Manajemen tetap menekan demi memboyong gelandang timnas Brasil itu, sosok penting di lini tengah Newcastle dan figur krusial di level internasional.
Transfer dipastikan belum akan rampung dalam waktu dekat. Fokus Bruno Guimaraes masih tertuju pada Piala Dunia bersama Brasil, sehingga negosiasi konkret diperkirakan bergerak setelah turnamen berakhir.
Hasil Semifinal Indonesia Open 2026: Jonatan Christie Lolos ke Final, Siap Tantang Victor Lai!
Laporan Caught Offside menyebut Arsenal optimistis bisa mengajukan tawaran baru yang sesuai dengan ekspektasi Newcastle. Keyakinan itu muncul seiring kebutuhan mendesak The Gunners untuk memperkuat sektor gelandang.
Bruno Guimaraes yang baru tersingkir dari Piala Dunia 2026 bersama Timnas Brasil masuk daftar prioritas utama Mikel Arteta. Arsenal memandang dia sebagai kepingan vital demi menjaga stabilitas permainan dan meningkatkan daya saing di level tertinggi.
Newcastle sebelumnya menolak tawaran Rp1,32 triliun, sehingga publik kini menanti sejauh mana Arsenal berani melangkah. Angka baru diyakini akan jauh lebih besar.
Sebagai perbandingan, Tottenham disebut siap membayar sekitar 100 juta pounds atau setara Rp2,4 triliun untuk mendatangkan Tonali. Jika Newcastle mematok standar serupa, Arsenal praktis harus hampir menggandakan tawaran awal mereka.
Faktor usia ikut menjadi pertimbangan. Bruno Guimaraes akan berusia 29 tahun akhir tahun ini, kondisi yang membuat Arsenal wajib berhitung matang agar investasi tetap masuk akal.
Nilai jual kembali sang gelandang diprediksi tidak akan tinggi. Arsenal perlu keyakinan penuh terhadap dampak instan yang bisa diberikan Bruno Guimaraes di lapangan.
Situasi ini membuat negosiasi berjalan alot. Newcastle hampir pasti tidak akan melunak dengan banderol rendah, sementara Arsenal dihadapkan pada dilema antara kebutuhan skuad dan risiko finansial. Beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu arah transfer panas ini.










