Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?
ANKARA, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Eropa tidak akan bisa bertahan jika terus mempertahankan kebijakan di sektor imigrasi dan energi saat ini.
"Mereka sebaiknya berhati-hati dengan imigrasi dan energi," kata Trump, saat bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, di Ankara, dikutip dari Sputnik, Selasa (7/7/2026).
"Jika mereka tidak berhati-hati dengan kedua hal itu, Anda tidak akan memiliki Eropa lagi," ujarnya, melanjutkan.
Trump kerap mengkritik kebijakan imigran negara-negara Eropa, bagian dari urusan dalam negeri mereka.
Pada November 2025, Departemen Luar Negeri (Deplu) AS menyatakan migrasi massal merupakan ancaman bagi peradaban Barat serta bisa merusak stabilitas sekutu utama AS.
Surat kabar The New York Times saat itu, mengutip dokumen internal Deplu, melaporkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio memerintahkan diplomat AS untuk menekan negara-negara Barat lain agar membatasi masuknya imigran secara massal.
Selain itu Eropa mengandalkan kebutuhan energi dari Rusia, baik minyak maupun gas. Setelah perang Ukraina, dampaknya sangat dirasakan Eropa hinhgga mereka mencari sumber energi dari negara lain.









