Perindo Sulsel Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan, Perkuat Basis Elektoral Lewat Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat
MAKASSAR, iNews.id - Kekuatan partai politik menjelang pemilu tidak lagi hanya ditentukan oleh kelengkapan struktur organisasi. Kemampuan menyiapkan kader pemimpin yang dipercaya masyarakat melalui penguatan ketokohan dan pelayanan masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk memperluas basis elektoral.
Atas dasar itu, DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan memadukan penguatan struktur, pembangunan ketokohan dan pelayanan masyarakat dalam satu roadmap menghadapi Verifikasi Politik (Verpol) dan pemilu mendatang. Strategi tersebut dijalankan melalui percepatan pembentukan kepengurusan, digitalisasi organisasi, kaderisasi berjenjang, hingga berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat.
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani mengatakan, penguatan struktur menjadi fondasi utama agar mesin partai mampu bekerja secara efektif hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS). Karena itu, partainya terus mempercepat pembentukan kepengurusan di seluruh wilayah Sulsel.
"Penguatan struktur merupakan fondasi utama dalam membangun mesin partai yang solid. Target kami adalah menuntaskan pembentukan seluruh DPC di 313 kecamatan paling lambat akhir tahun 2026, sekaligus mempercepat pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) hingga tingkat desa dan kelurahan berbasis TPS," ujar Abdul Hayat dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).
Saat ini, struktur Partai Perindo Sulsel telah terbentuk di seluruh 24 kabupaten dan kota melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD). Adapun di tingkat kecamatan, sebanyak 122 Dewan Pimpinan Kecamatan (DPC) telah terbentuk dari total 313 kecamatan, sedangkan pembentukan DPRt terus dipercepat sebagai ujung tombak organisasi di tengah masyarakat.
Abdul Hayat menilai, struktur yang lengkap belum cukup untuk membangun kekuatan politik yang berkelanjutan. Menurut dia, organisasi harus ditopang figur yang memiliki kapasitas, rekam jejak, dan kepercayaan publik agar mampu menjadi representasi partai di setiap daerah.
"Struktur yang kuat dan kader yang banyak harus diiringi dengan hadirnya figur-figur yang dipercaya masyarakat. Karena itu, DPW Sulawesi Selatan menerapkan dua strategi secara bersamaan," kata pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel periode 2019-2022 ini.
Dia menjelaskan, strategi tersebut dilakukan melalui pendidikan politik, pelatihan kepemimpinan, dan kaderisasi berjenjang, sekaligus merekrut tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang yang memiliki kesamaan visi dengan Partai Perindo. Pendekatan itu diarahkan untuk melahirkan kader pemimpin yang berkapasitas, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat.
Penguatan kaderisasi juga dibarengi transformasi tata kelola melalui digitalisasi pendataan pengurus dan kader. Sistem database terpadu disiapkan untuk mendukung administrasi kepengurusan, memetakan potensi kader, serta memastikan kesiapan menghadapi verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual oleh KPU.
Selain merekrut anggota melalui berbagai komunitas dan kelompok masyarakat, DPW Partai Perindo Sulawesi Selatan menjalankan Program 'Satu Pengurus Merekrut Anggota Baru' untuk mencapai target sedikitnya 1.000 anggota aktif di setiap kabupaten dan kota. Rekrutmen tersebut dibarengi program pelayanan masyarakat sebagai bagian dari kaderisasi dan penguatan kedekatan dengan publik.
Pria kelahiran Barru, 5 April 1965 ini menegaskan, pembangunan kepemimpinan kader tidak berhenti pada pendidikan politik, tetapi juga dibentuk melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
"Ketokohan tersebut diperkuat melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan berbagai program kemasyarakatan sehingga tokoh Partai Perindo hadir bukan hanya pada saat Pemilu, tetapi menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat," ucapnya.
Roadmap tersebut menjadi pijakan DPW Partai Perindo Sulsel mengejar target politik pada pemilu mendatang, yakni meraih satu kursi DPR RI di setiap daerah pemilihan Sulsel, membentuk satu fraksi di DPRD Provinsi Sulsel serta memeroleh sedikitnya dua kursi DPRD di setiap kabupaten dan kota.
Melalui penguatan struktur, digitalisasi organisasi, kaderisasi, pembangunan ketokohan, dan pelayanan masyarakat, DPW Partai Perindo Sulsel menargetkan lahirnya kader-kader pemimpin yang memiliki kapasitas organisasi, kedekatan dengan masyarakat, serta mampu memperkuat basis elektoral Partai Perindo pada Pemilu mendatang.










