Timnas Norwegia Mendadak Pindah Hotel jelang Lawan Inggris di Piala Dunia 2026, Kenapa?
MIAMI, iNews.id – Timnas Norwegia mengambil keputusan mendadak dengan pindah hotel menjelang pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Keputusan itu diambil setelah pemain mengeluhkan kondisi tempat menginap yang dinilai tidak ideal.
Skuad Norwegia tiba di Miami pada Senin (6/7/2026) sore dan langsung mendapat pengawalan polisi menuju The Dalmar Hotel di Fort Lauderdale, wilayah dekat Miami. Kedatangan Erling Haaland dan rekan-rekannya sempat menjadi perhatian besar dengan kehadiran staf FIFA, manajemen hotel, sekitar 20 polisi, hingga sejumlah tamu hotel.
Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama. Hanya sehari setelah tiba, federasi sepak bola Norwegia memutuskan mencari hotel baru untuk menjaga kenyamanan dan fokus pemain menjelang laga penting.
Media Norwegia TV2.no sebelumnya melaporkan lokasi hotel tersebut berada di dekat jalan besar yang cukup ramai. Selain itu, terdapat proyek pembangunan besar di sekitar hotel yang berpotensi mengganggu aktivitas tim.
Jarak menuju pantai juga menjadi salah satu pertimbangan karena membutuhkan perjalanan hampir empat kilometer dari hotel.
Kamar Bermasalah hingga Gangguan Lingkungan
Kepala delegasi Norwegia, Truls Daehli, menjelaskan keputusan pindah hotel diambil setelah mempertimbangkan kondisi tim yang sudah memasuki pekan keenam perjalanan Piala Dunia.
"Kami sudah mengganti hotel. Ada beberapa hal dari tempat kami sebelumnya yang ingin kami ubah. Pada akhirnya kami memutuskan mengambil tindakan karena sekarang sudah memasuki pekan keenam dan kami akan tinggal di sini selama satu minggu penuh," ujar Dæhli kepada NRK.
"Pertandingan yang akan kami jalani adalah pertandingan terbesar yang pernah kami mainkan. Kami berhasil menghindari rasa jenuh selama ini, dan kami tidak ingin mengambil risiko menghadapi masalah seperti itu selama periode ini. Itu alasan kami melakukan perubahan," lanjutnya.
Menurut informasi yang diperoleh NRK, beberapa kamar yang disiapkan untuk pemain disebut memiliki masalah, mulai dari bau asap rokok, kondisi lembap seperti berjamur, hingga kebersihan yang kurang baik.
Dæhli membenarkan adanya masalah tersebut, tetapi menyebut persoalan kamar sudah segera ditangani. Menurut dia, alasan utama perpindahan bukan hanya kondisi kamar, melainkan keseluruhan suasana tempat tinggal yang dianggap kurang mendukung.
"Ya, itu benar, tetapi menurut saya masalah tersebut langsung diselesaikan. Ini lebih tentang keseluruhan situasi, bagaimana kami bisa melihat orang lain sekaligus tetap membutuhkan ruang untuk sendiri," kata Dæhli.
Dæhli juga memberikan apresiasi kepada FIFA yang membantu proses perpindahan hotel. Menurut dia, dukungan FIFA menjadi bagian penting dalam memastikan persiapan Norwegia tetap berjalan lancar.
"Penting untuk menunjukkan jika kami mendapat dukungan FIFA, dan itu sangat penting. FIFA tetap membayar 50 kamar, seluruh keamanan, serta transportasi seperti yang mereka lakukan di hotel FIFA lainnya. Mereka sangat membantu," ujarnya.
Federasi Sepak Bola Norwegia disebut akan menanggung selisih biaya karena hotel baru yang dipilih memiliki harga lebih mahal.
Norwegia kini fokus mempersiapkan pertandingan besar melawan Inggris pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu malam pukul 23.00 waktu setempat.
Dengan Erling Haaland sebagai tumpuan utama, Norwegia berharap keputusan pindah hotel bisa membantu tim menjaga konsentrasi sebelum menghadapi salah satu laga terbesar dalam sejarah sepak bola mereka.










