Iran Terus Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Giliran Yordania Dihantam Rudal
TEHERAN, iNews.id - Iran terus menyerang pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah hingga Kamis (9/7/2026) malam. Jika sebelumnya pangkalkan di Bahrain dan Kuwait, kali ini fasilitas di Qatar dan Yordania juga menjadi sasaran.
Dilaporkan Al Jazeera, sirine peringatan serangan udara meraung-raung di berbagai wilayah Yordania.
Angkatan Bersenjata Yordania menyatakan, pasukan pertahanan udara menembak jatuh delapan rudal yang ditembakkan dari Iran.
"Delapan rudal yang diluncurkan dari Iran dicegat dan dihancurkan. Puing-puing berjatuhan akibat operasi pertahanan udara, tanpa laporan adanya korban jiwa atau kerusakan material," bunyi pernyataan.
Sementara itu Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan Iran menyerang pusat komando AS di Timur Tengah dan Pangkalan Udara Al Azraq, Yordania, menggunakan 10 rudal balistik.
"Sebagai hasil peluncuran 10 rudal balistik, pusat komando dan kendali musuh di Timur Tengah dan Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania dihantam," bunyi pernyataan IRGC.
Iran, lanjut IRGC, akan menyerang pangkalan-pangkalan lain di Timur Tengah jika AS terus menyerang wilayahnya.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kuwait menyatakan, militer sejak Kamis pagi mendeteksi tiga rudal balistik, satu rudal jelajah, dan 10 drone yang memasuki wilayah udaranya.
Serangan-serangan tersebut bisa ditangani, namun sebagai akibat dari pencegatan, puing-puing senjata jatuh menyebabkan satu orang luka.
Serangan serupa terjadi di Bahrain dan Qatar sekitar pukul 03.30 waktu setempat.
Iran membenarkan serangkaian serangan terhadap di Timur Tengah dengan alasan negara-negara tersebut menampung pangkalan militer AS. Negara-negara tersebut dianggap mendukung serangan AS terhadap Iran.










