Breaking News: Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara usai Disebut-sebut Terjerat Korupsi

Breaking News: Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara usai Disebut-sebut Terjerat Korupsi

Terkini | inews | Jum'at, 10 Juli 2026 - 10:55
share

JAKARTA, iNews.id - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah buka suara terkait penanganan kasus korupsi besar yang dilakukan Polri. Febrie menyatakan menghormati proses kepolisian tersebut.

"Semua proses penegakan hukum kita akan menghargai dan menghormati," kata Febrie di Gedung Jampidsus, Kejagung, Jumat (10/7/2026).

Febrie juga mengaku menunggu proses penyidikan Polri. Dia menepis anggapan keterkaitan Jampidsus dengan bisnis kafe yang ada di Cipete.

"Terkait pemberitaan-pemberitaan tersebut, makanya kita tunggu bagaimana nanti hasil proses penyidikan dan sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus tidak ada kaitan dengan apa yang telah diberitakan di medsos seperti di Cipete," ujarnya.

Sementara mengenai temuan uang hingga emas di Sentul saat penggeledahan polisi, menurutnya hal tersebut bisa ditanyakan ke orang-orang yang ada di lokasi penggeledahan itu.

"Bagaimana ada uang yang ditemukan di rumah Sentul, itu ada yang punya, ada kegiatannya, orang-orang kegiatan bisa ditanya, ada bangunannya, bisa nanti dicek, tetapi tentunya ini tidak akan dijelaskan saat ini namun akan dijelaskan dalam satu proses acara yang benar," kata dia.

Sebelumnya, Kortas Tipikor Polri bersama Polda Metro Jaya menyita sejumlah dokumen dan komputer saat menggeledah sebuah ruko di kawasan Jalan Asem II, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) dini hari. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan, proses penggeledahan berlangsung hingga dini hari. 

"Pada saat sekarang, banyak dokumen yang akan dilakukan, diamankan oleh teman-teman penyidik, termasuk ada komputer dan barang-barang lainnya," ujarnya.

Budi menambahkan, ruko di Jalan Asem II tersebut merupakan lokasi ke-13 dalam rangkaian penggeledahan yang dilakukan tim gabungan Kortas Tipikor Polri bersama Polda Metro Jaya terkait pengusutan tiga kasus dugaan korupsi batu bara, Asabri dan Krakatau Steel.

Topik Menarik