Marc Marquez Bongkar Musuh Terbesarnya di MotoGP 2026: Bukan Jorge Martin!
HOHENSTEIN-ERNSTTHAL, iNews.id – Marc Marquez kembali membidik persaingan gelar juara MotoGP 2026 setelah bangkit dari keterpurukan. Pembalap Ducati Lenovo itu menegaskan tantangan terbesarnya bukan para rival di lintasan, melainkan kondisi kebugaran tubuhnya sendiri.
Perjalanan Marquez di MotoGP 2026 sempat berada dalam situasi sulit. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu kini menempati posisi kelima klasemen sementara dan sempat mengalami penurunan performa setelah hanya finis di urutan ketujuh pada seri MotoGP Italia.
Hasil tersebut membuat peluang Marquez dalam perebutan gelar sempat diragukan. Namun, pembalap asal Spanyol itu menunjukkan mental juara dengan bangkit dan meraih kemenangan beruntun di MotoGP Hungaria serta MotoGP Republik Ceko.
Dua kemenangan tersebut membuat Marquez memangkas jarak dengan pemimpin klasemen Jorge Martin dari Aprilia Racing. Saat ini, Marquez hanya tertinggal 40 poin dari Martin yang sudah mengoleksi 193 poin.
Persaingan perebutan gelar pun kembali terbuka. Marquez dan para rivalnya akan kembali beradu kecepatan pada MotoGP Jerman 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, pada 10-12 Juli 2026.
Marc Marquez Fokus Taklukkan Kondisi Fisik
Menjelang balapan Sachsenring, Marquez mengaku memiliki satu kekhawatiran utama dalam perjuangannya mengejar gelar juara. Dia menyebut kondisi fisik menjadi faktor paling penting yang harus dijaga sepanjang musim.
"Saingan terbesar saya, atau hal yang paling saya khawatirkan, adalah kondisi fisik saya," kata Marquez dilansir dari Crash, Kamis (9/7/2026).
“Selebihnya saya tidak peduli. Memang benar mereka sangat cepat, tetapi lawan utama saya adalah terus meningkatkan kemampuan saya di balapan selanjutnya,” tambahnya.
Marquez juga mengakui balapan di Sachsenring memiliki karakter berbeda dibandingkan seri sebelumnya. Menurut dia, setiap sesi latihan harus dimanfaatkan untuk memahami kondisi motor dan persaingan yang akan dihadapi.
"Memang benar Assen memiliki mentalitas yang berbeda; di sini mentalitasnya berbeda, dimulai dari FP1, dan mencoba memahami di mana levelnya. Tapi saya ingin berjuang untuk podium," tutur Marquez.
Ubed Menggila! Rehan/Gloria Tanpa Cela, Wakil Indonesia Serbu 16 Besar Australian Open 2026
Meski menyadari para pembalap di atasnya memiliki performa kuat, Marquez tetap percaya diri mampu bersaing hingga akhir musim. Dia memilih melupakan hasil buruk di Italia dan fokus menghadapi setiap balapan berikutnya.
"Saya tetap mempertahankan mentalitas saya; itu (hasil di Italia) sudah berakhir tiga balapan lalu. Saya kembali ke arena balap, jadi mari kita lihat apakah kita bisa menjalani akhir pekan yang hebat," tandasnya.
Dengan selisih poin yang masih bisa dikejar, Marquez memiliki peluang untuk kembali masuk dalam perburuan gelar MotoGP 2026. Namun, konsistensi performa dan kondisi fisik akan menjadi faktor penting dalam menentukan langkahnya menuju puncak klasemen.










