Prabowo Ibaratkan Koperasi seperti Lidi: Satu Lemah, tapi Bergabung Kuat

Prabowo Ibaratkan Koperasi seperti Lidi: Satu Lemah, tapi Bergabung Kuat

Terkini | inews | Minggu, 12 Juli 2026 - 18:51
share

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan koperasi merupakan alat bantu orang lemah dan miskin. Kepala Negara menyebut keberadaan koperasi bisa memberi kekuatan jika bersatu dan bergotong royong. 

Prabowo mengibaratkan koperasi seperti sebatang lidi. Jika hanya satu akan lemah, namun menjadi kuat jika bersatu dengan banyak lidi.

"Saudara-saudara, koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya orang miskin. Tapi, tapi seperti sapu lidi, satu lidi, satu lidi satu lidi satu lidi lemah, tapi bergabung itu kekuatan saudara-saudara sekalian!" ucap Prabowo dalam pidatonya di puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026). 

Prabowo menilai masa depan koperasi cerah dan akan segera bangkit. Karena itu, ia meminta rakyat tidak perlu khawatir terhadap koperasi.

"Jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia! Kekuatan ekonomi yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia! Benar?" kata dia.

"Saya ingin lihat tampang-tampang koperasi ini. Muka-muka kalian bukan muka orang yang bawa lari uang ke luar negeri itu. Betul!" tuturnya. 

Kepala Negara mengungkap keinginannya agar warga desa sejahtera, terutama mereka yang bermata pencaharian petani dan nelayan. Prabowo menyebut, senang mendapat laporan ada petani yang bisa liburan ke luar negeri.

"Tapi nggak ada masalah, saya dapat laporan sekarang sudah banyak petani yang libur ke luar negeri, nggak apa-apa, libur boleh. Kapan lagi petani libur ke luar negeri? Sekarang! Karena kita akan buat tani, nelayan, buruh, makmur," ujarnya. 

Prabowo menegaskan, ekonomi bangsa akan semakin kuat ke depan. Hal ini berawal dari desa, kecamatan, dan kabupaten.

"Dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten. Kita akan balikkan, kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang! Ekonomi akan turun ke rakyat," ucapnya.

Topik Menarik